Besarnya wilayah terdampak membuat jumlah personel yang dikerahkan juga tidak sedikit. Secara keseluruhan, terdapat 57.267 personel satgas darat yang ditugaskan di sejumlah provinsi untuk membantu operasi pemadaman.
Rinciannya, Riau mengerahkan 17.764 personel, Kalimantan Tengah 10.700 personel, Kalimantan Barat 10.010 personel, Sumatera Selatan 11.567 personel, Jambi 5.818 personel, dan Kalimantan Selatan 1.408 personel.
Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla bukan pekerjaan satu lembaga. Pemadaman api membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, serta personel yang bekerja langsung di lapangan.
Untuk saat ini, pemerintah memilih memperkuat pola koordinasi yang sudah ada ketimbang membentuk struktur baru. Tantangannya sederhana tetapi berat: api harus dikendalikan, sementara koordinasi jangan sampai ikut terbakar oleh lambannya pengambilan keputusan.***