TITIKTEMU.CO-Kasus seorang warga negara Indonesia (WNI) yang menghilang dari rombongan wisata di Korea Selatan terus berkembang. Setelah beberapa hari menjadi perhatian publik, keberadaan pria asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur, itu akhirnya berhasil diketahui. Ia dilaporkan berada di Kota Ansan, Provinsi Gyeonggi.
Informasi tersebut disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah. Meski lokasi pria tersebut sudah teridentifikasi, proses penanganannya masih mengikuti aturan yang berlaku di Korea Selatan.
Menurut Heni, pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul terus menjalin komunikasi dengan otoritas setempat. Langkah yang diambil difokuskan pada koordinasi agar penanganan kasus tetap sesuai dengan hukum yang berlaku di negara tersebut.
KBRI Masih Menunggu Proses dari Otoritas Korea Selatan
Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa perlindungan terhadap WNI tetap diberikan. Namun, karena perkara ini berkaitan dengan aturan keimigrasian Korea Selatan, seluruh proses harus menghormati kebijakan pemerintah setempat.
Hingga kini, Kementerian Luar Negeri juga belum dapat memastikan apakah insiden tersebut akan memengaruhi kebijakan bebas visa bagi wisatawan Indonesia yang berkunjung secara berkelompok.
Saat ini, warga Indonesia masih dapat memanfaatkan program bebas visa khusus wisata grup melalui agen perjalanan resmi dengan sejumlah persyaratan tertentu. Program tersebut dijadwalkan berlaku hingga akhir 2026.
Baca Juga: Bukan Kampus Biasa, Prabowo Siapkan 10 Universitas Republik Indonesia untuk Cetak Calon Pemimpin
Diduga Sengaja Meninggalkan Rombongan
Pria yang diketahui bernama Femas Yani Arianto (22) disebut memisahkan diri dari rombongan sejak hari pertama perjalanan wisata di Korea Selatan.
Belakangan, muncul dugaan bahwa kepergiannya bukan keputusan spontan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari komunitas WNI di Korea Selatan, Femas sempat bekerja secara ilegal setelah meninggalkan rombongan.
Namun, pekerjaan tersebut disebut tidak berlangsung lama karena ia merasa tidak betah dan kemudian berpindah ke beberapa lokasi lain.
Baca Juga: Spider-Man: Brand New Day Nyaris Dipenuhi Villain Marvel, Kenapa Semua Mendadak Dihapus?