Solusinya tidak harus rumit.
Sekolah bisa mulai dari kelas praktis satu semester tentang uang dan kehidupan dewasa.
Materinya sederhana: budgeting, menabung, pajak dasar, utang sehat, investasi dasar, hingga keamanan finansial digital.
Guru juga tidak harus tahu semuanya sendiri.
Sekolah bisa bekerja sama dengan praktisi, lembaga keuangan terpercaya, atau platform edukasi yang netral.
Yang penting siswa mendapat bekal nyata, bukan sekadar teori.
Orang tua juga punya peran besar.
Menjelaskan uang di rumah bukan hal tabu. Anak perlu tahu bahwa uang didapat lewat usaha, harus dikelola, dan tidak selalu bisa memenuhi semua keinginan.
Sekolah yang hanya menyiapkan nilai ujian tetapi tidak menyiapkan kehidupan nyata perlu dievaluasi.
Bukan berarti membuang pelajaran lama, tetapi menambah hal yang benar-benar dibutuhkan generasi sekarang.
Integral bisa melatih otak. Tetapi memahami pajak, utang, dan tabungan bisa menyelamatkan masa depan.
Jika pendidikan ingin relevan, maka kelas keuangan pribadi bukan tambahan lagi. Itu kebutuhan.***