TITIKTEMU.CO - Selasa, 24 Februari 2026, Gus Miftah kembali ke gaya dakwah yang membesarkan namanya.
Ia menggelar tausiah dan buka puasa bersama para pekerja 1001 Hotel dan Colosseum Jakarta.
Colosseum dikenal sebagai salah satu klub malam terbaik di Indonesia dan pernah masuk daftar Top 100 Clubs dunia.
Bagi sebagian orang, tempat itu terasa tidak lazim untuk kegiatan keagamaan.
Namun bagi Gus Miftah, justru di ruang seperti itulah dakwah perlu hadir.
Baca Juga: Efek Domino Cukup Saya WNI: Dari Viral ke Blacklist, LPDP Didesak Evaluasi Total Rekrutmen
Dalam tausiahnya, ia menyampaikan pesan yang sudah menjadi ciri khasnya.
Dakwah tanpa menghakimi.
“Allah tidak memanggil manusia dengan sebutan ‘wahai pendosa’, tetapi ‘wahai hamba-Ku’,” ujarnya.
Kalimat itu sederhana, tetapi menyentuh.
Ia ingin para pekerja hiburan malam merasa tetap memiliki ruang dalam rahmat Tuhan.
Tidak terasing.
Tidak ditolak.
Gus Miftah juga mengulang kisah lama yang sering ia ceritakan.