nasional

Sisi Kelam Proyek Tol Demak: Ikan-ikan Mati di Sepanjang Pesisir

Kamis, 11 Desember 2025 | 16:05 WIB
Sisi Kelam Proyek Tol: Ikan-ikan Mati di Sepanjang Pesisir Demak. (ANTARAFOTO/Aji Styawan)

TITIKTEMU.CO - Riak air di pesisir Sayung, Demak, pagi itu tampak tak biasa. Dari jauh, permukaan laut terlihat seperti dipenuhi pasir putih yang mengambang.

Namun ketika warga mendekat dengan perahunya, serpihan-serpihan itu ternyata bangkai ikan yang jumlahnya ribuan, menutup permukaan air layaknya karpet panjang mengikuti garis pantai.

Sesekali ikan berukuran lebih besar muncul di sela-selanya, sisiknya telah memudar, pertanda kematian yang tidak terjadi baru-baru ini.

Baca Juga: Profil Ignatius Ari Djoko Purnomo, Komisaris Utama Toba Pulp Lestari: Isu Lingkungan dan Kontroversi yang Terus Mengiringi 

Rekaman warga yang mengabadikan momen tersebut segera menyebar luas di media sosial pada akhir November 2025. Dukuh Tonosari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, langsung menjadi perbincangan.

Bukan hanya karena jumlah ikan mati yang masif, tapi juga karena lokasinya yang berdekatan dengan proyek Tol dan Tanggul Laut Semarang–Demak.

Itulah proyek raksasa yang selama ini dijanjikan sebagai solusi banjir rob dan abrasi di pesisir utara Jawa.

Baca Juga: Progres Tol Semarang-Demak Seksi 1 Capai 52 Persen, Solusi Permanen Atasi Rob di Kaligawe-Sayung

Air Keruh yang Mematikan

Kepala DLH Demak, Mulyanto, mengonfirmasi kematian ikan dan menyebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal sebelum meneruskan uji laboratorium ke tingkat provinsi.

 “Demak belum punya alat untuk uji lengkap. Provinsi yang memeriksa lebih detail,” ujarnya.

Hasil uji lapangan menunjukkan perairan di sekitar lokasi memiliki tingkat kekeruhan jauh di atas ambang normal. Temuan itu tidak mengarah pada dugaan awal, yaitu akibat pencemaran limbah pabrik.

Pemeriksaan yang dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng justru mengungkap penyebab lain, yaitu lumpur dan sisa material pembangunan tol.

Tingkat kekeruhan air mencapai 143 NTU, padahal batas aman bagi biota laut hanya 5 NTU. Nilai pH juga melampaui 8,5, melebihi standar aman yang ditetapkan regulasi nasional.

Halaman:

Tags

Terkini