TITIKTEMU.CO - Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh membuat banyak pihak menyoroti kembali aktivitas para perusahaan pemegang konsesi hutan di provinsi tersebut.
Salah satu yang paling sering disebut publik adalah PT Tusam Hutani Lestari (THL), perusahaan pengelola Hutan Tanaman Industri (HTI) yang telah beroperasi sejak akhir 1990-an.
Ramainya perbincangan publik memunculkan berbagai pertanyaan: apa sebenarnya kegiatan usaha perusahaan ini, seberapa luas wilayah konsesinya, dan siapa pemilik resminya?
Baca Juga: Dark Triad Personality, Pejabat di Tengah Bencana: Berhenti Cari Perhatian!
Isu makin melebar setelah pernyataan Presiden Joko Widodo pada debat Pilpres 2019 kembali viral. Saat itu, Jokowi menyebut Prabowo Subianto memiliki lahan luas di Kalimantan dan Aceh.
Pernyataan inilah yang kemudian dikaitkan sebagian warganet dengan PT Tusam Hutani Lestari.
Namun, data resmi menunjukkan cerita yang berbeda. Untuk memahami duduk perkaranya, berikut profil perusahaan ini.
Baca Juga: Konsesi Raksasa dengan Isu Merusak Ekologi, Siapa Berada di Balik PT Tusam Hutani Lestari?
Perusahaan Kehutanan dengan Fokus HTI
Berdasarkan informasi di laman resminya, PT Tusam Hutani Lestari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan.
Fokus utamanya adalah mengelola Hutan Tanaman Industri (HTI), salah satu skema yang digunakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan industri berbasis hasil hutan.
Kegiatan perusahaan mencakup produksi hasil kayu dan non-kayu, industri turunan hasil hutan, hingga pengelolaan ekowisata. PT Tusam Hutani Lestari tampak lebih kuat pada produk non-kayu, seperti:
Getah pinus, getah karet, gondorukem, terpentin, minyak atsiri, dan minyak kayu putih.
Produk-produk ini memiliki nilai ekonomi tinggi, terutama untuk kebutuhan industri farmasi, kosmetik, makanan, hingga aromaterapi.