nasional

Konsesi Raksasa dengan Isu Merusak Ekologi, Siapa Berada di Balik PT Tusam Hutani Lestari?

Rabu, 10 Desember 2025 | 10:05 WIB
Konsesi Raksasa dengan Isu Merusak Ekologi, Siapa Berada di Balik PT Tusam Hutani Lestari? (Dok. Grup APRIL)

TITIKTEMU.CO - PT Tusam Hutani Lestari (THL) kembali menjadi sorotan pasca bencana banjir dan longsor menghantam berbagai wilayah di Aceh pada akhir November 2025.

Perusahaan konsesi hutan dengan izin konsesi mencapai 97 ribu hektare itu diduga turut memperparah kerusakan ekologis yang diperburuk oleh siklon tropis Senyar.

Sorotan publik makin menguat karena nama perusahaan ini sering dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto, isu yang sudah merebak sejak Pilpres 2019. Benarkah Prabowo berada di balik PT Tusam Hutani Lestari?

Baca Juga: Kisah Kayu-kayu Hanyut yang Mengabarkan Rusaknya Ekologi di Sumatera

Tuduhan Kepemilikan Prabowo

Kisah PT THL pertama kali mencuat ke ruang publik pada 2019 saat Prabowo Subianto berhadapan dengan Joko Widodo dalam debat kedua Pilpres.

Ketika itu, Jokowi menyebut bahwa Prabowo menguasai ratusan ribu hektare lahan konsesi, termasuk sekitar 120 ribu hektare di Aceh Tengah.

“Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan sangat luas di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah,” kata Jokowi saat itu.

Prabowo tidak membantah. Dia bahkan menegaskan lahan itu merupakan Hak Guna Usaha (HGU) yang tetap menjadi milik negara, bukan lahan pribadi.

Nah, dari sinilah kemudian muncul spekulasi, termasuk dugaan bahwa salah satu lahan konsesi itu terkait dengan Tusam Hutani Lestari.

Isu semakin menguat setelah kesaksian Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh nonaktif saat itu, yang menyebut THL pernah bermasalah karena diduga melakukan penebangan pohon pinus tanpa menanam ulang.

Dia bahkan mengaku menahan izin perusahaan tersebut saat masih menjabat gubernur. “Yang lama ditebang kok masih botak? Artinya tidak ditanam,” kata Irwandi kala itu.

Baca Juga: KLH Hentikan Operasi Empat Perusahaan di Batang Toru, Diduga Penyebab Banjir dan Longsor di Sumatera  

Tidak Ada Nama Prabowo dalam Dokumen AHU

Halaman:

Tags

Terkini