nasional

Erupsi Gunung Semeru: Ratusan Warga Mengungsi, Lahan Pertanian Rusak, Status Masih Awas  

Senin, 24 November 2025 | 09:07 WIB
Erupsi Gunung Semeru: Ratusan Warga Mengungsi, Lahan Pertanian Rusak, Status Masih Awas. (Dok.BNPB)

TITIKTEMU.CO - Erupsi Gunung Semeru yang terjadi beberapa hari lalu meninggalkan kerusakan besar di wilayah Lumajang, Jawa Timur.

Erupsi mengakibatkan tiga warga luka berat, ratusan warga mengungsi, dan lahan pertanian, rumah, hingga fasilitas umum mengalami kerusakan. Status Semeru masih berada di Level IV atau Awas.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kerusakan lahan pertanian mencapai ratusan hektar.

Baca Juga: Situasi Terbaru Pengungsi Erupsi Semeru: Logistik Aman, Pemkab Lumajang Larang Posko Liar 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan setidaknya 204,63 hektare lahan pertanian yang rusak akibat paparan material vulkanik.

Selain itu, tercatat 21 unit rumah rusak berat, serta masing-masing satu unit fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan gardu PLN yang ikut terdampak.

Adapun kerusakan paling parah terjadi di tiga desa, yaitu Desa Supiturang (Kecamatan Pronojiwo), Desa Oro-Oro Ombo (Kecamatan Pronojiwo), dan Desa Penanggal (Kecamatan Candipuro).

Ketiga wilayah ini berada di jalur awan panas sehingga terdampak langsung saat erupsi terjadi.

Baca Juga: 1.116 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru, BNPB Pastikan Layanan Darurat Tetap Siaga

Ratusan Warga Mengungsi  

Hingga Minggu 23 NOve,mber 2025, sebanyak 528 orang mengungsi di dua pos pengungsian, yaitu SMP Negeri 02 Pronojiwo sebanyak 307 jiwa, dan di SDN 04 Supiturang tercatat 221 jiwa.

Meski sedang dalam masa evakuasi, para pengungsi tetap berusaha menjalankan aktivitas harian. Sebagian warga kembali ke rumah untuk membersihkan sisa abu vulkanik atau bekerja seperti biasa.

 BNPB memastikan bantuan telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi sekaligus membantu warga yang terdampak namun tidak mengungsi.

Bantuan tersebut meliputi kebutuhan dasar, perlengkapan perlindungan, hingga bantuan pangan. Berikut ini rinciannya:

Halaman:

Tags

Terkini