1.116 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru, BNPB Pastikan Layanan Darurat Tetap Siaga

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 22 November 2025 | 10:50 WIB
Begini Kondisi Terbaru Erupsi Gunung Semeru Menurut PVMBG. (ANTARAFOTO)
Begini Kondisi Terbaru Erupsi Gunung Semeru Menurut PVMBG. (ANTARAFOTO)

TITIKTEMU.CO - Sebanyak 1.116 warga terpaksa mengungsi setelah Gunung Semeru kembali erupsi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Data terbaru dari Pusdalops BNPB hingga Kamis (20/11/2025) pukul 19.30 WIB mencatat para pengungsi tersebar di sembilan titik, antara lain Rumah Kepala Desa Sumbermujur, Kantor Kecamatan Candipuro, Pom Mini Supit Urang, SDN Supit Urang 04, SDN Sumber Urip 02, Balai Desa Oro-oro Ombo, Masjid Nurul Jadid, Bumdes Sumber Urip, dan Masjid Oro-oro Ombo.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing. Namun, sejumlah pengungsi masih memilih bertahan hingga situasi dinyatakan benar-benar aman.

Selain itu, 187 wisatawan dan pendaki yang sebelumnya sempat terjebak di jalur Ranu Kumbolo telah berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kawasan tersebut dipastikan tidak dilalui awan panas.

Baca Juga: Status Awas Belum Dicabut, Gunung Semeru Masih Keluarkan Erupsi dan Berpotensi Picu Lahar Dingin

Meskipun jumlah pengungsi menurun, BPBD Jawa Timur, BPBD Lumajang, dan BNPB tetap menjaga kesiapsiagaan layanan dasar, termasuk dapur umum, distribusi logistik, terpal, selimut, serta alat pelindung diri.

Peningkatan aktivitas vulkanik Semeru mendapat perhatian langsung dari Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto. Menindaklanjutinya, Deputi Sistem dan Strategi, Raditya Jati, meninjau lokasi terdampak pada Kamis (20/11/2025).

BNPB memastikan pendampingan penuh untuk penanganan darurat, mulai dari pengelolaan logistik hingga dukungan operasional di lapangan. Fokus saat ini mencakup pembersihan material abu dan lumpur, serta pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

Baca Juga: Mantan Sopir Jadi Tersangka Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Polisi Ungkap Motif dan Rencana Aksinya

“Akses Lumajang–Malang melalui Gladak Perak sudah dibuka kembali setelah pembersihan debu dilakukan untuk mengurangi kemacetan,” jelas Raditya.

BNPB meminta masyarakat sekitar Semeru tetap waspada, mengikuti instruksi petugas, dan memantau informasi resmi guna menjaga keselamatan bersama.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X