nasional

Sinuwun PB XIII Wafat, Akankah Konflik Suksesi Keraton Surakarta Muncul Kembali? Seno Adjie: Jaga Suasana Kondusif, Pihak Luar Janga Ikut Campur

Rabu, 5 November 2025 | 08:00 WIB
Seno Adjie, Kerabat Jakarta Keraton Surakarta. (Dok. Istimewa)

Sebagai pihak yang sejak lama dipercaya menjadi penengah dalam dinamika internal keluarga besar Keraton, dirinya menegaskan kembali bahwa posisinya tetap berada di tengah — tidak berpihak pada salah satu kubu manapun. 

Hal ini telah diketahui dan disaksikan langsung oleh para pihak di lingkungan Keraton Surakarta.

Baca Juga: Ignasius Jonan Temui Presiden Prabowo di Tengah Polemik Whoosh, Tegaskan Tak Bahas Proyek Kereta Cepat

“Fokus utama kita saat ini adalah memastikan prosesi pemakaman berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh penghormatan. Saya juga mengingatkan kepada para Gusti dan seluruh keluarga besar agar prosesi ini menjadi bukti bahwa Keraton Surakarta tetap menjadi tonggak utama budaya dan adat Jawa, khususnya Trah Mataram Surakarta, yang terus menjaga tatanan adat-istiadatnya dengan penuh kewibawaan,” tegas Seno. 

Semua pihak jaga suasana kondusif dan pihak luar tidak ikut campur

Selain itu, Seno Adji yang merupakan adik kandung artis pengusaha Setyawan Jody meminta agar aparat pemerintahan maupun pihak luar untuk tidak turut mencampuri urusan internal keluarga besar Keraton Surakarta.

Baca Juga: Tunggakan BPJS Dihapus, Tapi Tidak Sembarangan: Begini Syarat Pemutihan Iuran yang Harus Kamu Tahu

Menurutnya hal ini merupakan ranah keluarga yang sedang diupayakan untuk dikomunikasikan dan diselaraskan secara baik, arif, dan bermartabat.

“Semoga momentum ini menjadi titik awal bagi kebangkitan kembali marwah dan kejayaan Keraton Surakarta di era PB XIV, sehingga Keraton Surakarta dapat kembali menjadi pusat adat, budaya, dan peradaban Jawa yang sejati,” pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini