Fauzi menjelaskan, rendang dinilai cocok untuk dikirim ke wilayah bencana karena merupakan makanan siap santap yang relatif tahan lama dan mudah dikonsumsi.
"Kita memilih rendang karena merupakan makanan yang siap santap, tahan lama, dan praktis dikonsumsi oleh warga di lokasi bencana," jelasnya.
Bantuan tersebut diharapkan bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan para penyintas, tetapi juga menjadi simbol solidaritas masyarakat Minangkabau terhadap saudara-saudara mereka di NTT.
"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat, dan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat Minangkabau untuk saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah," pungkas Fauzi.***
Artikel Terkait
Kasus Syekh Ahmad Al Misry, Bareskrim Ungkap Kendala Pulangkan Tersangka dari Mesir
Kabut Asap Karhutla Selimuti Banjarbaru, Warga Keluhkan Jarak Pandang hingga Khawatir Gangguan Kesehatan
Viral Dugaan Gesek Nomor Rangka Mobil di Parkiran GBK, Polisi Turun Tangan Selidiki
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta, Jemaah Bayar Rp42,9 Juta
Jangan Asal Pilih! Ini 15 Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Besar untuk Masa Depan, Cocok untuk Siswa Kelas 12