BRI dan Danantara Perkuat UMKM, Portofolio Kredit Capai Rp1.211 Triliun hingga 2026

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:22 WIB
BRI dan Danantara memperkuat UMKM lewat kredit Rp1.211 triliun, pemberdayaan desa, LinkUMKM, pelatihan, dan akses pasar. (Dok: BRI)
BRI dan Danantara memperkuat UMKM lewat kredit Rp1.211 triliun, pemberdayaan desa, LinkUMKM, pelatihan, dan akses pasar. (Dok: BRI)

Upaya meningkatkan kemampuan UMKM juga dilakukan melalui 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai daerah.

Melalui fasilitas tersebut, BRI telah menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan. Jumlah UMKM yang mengikuti berbagai program pelatihan tersebut mencapai sekitar 596 ribu pelaku usaha.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, rangkaian program pemberdayaan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Danantara menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Akhmad, BRI di bawah supervisi Danantara Indonesia akan terus menjalankan peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui penguatan sektor produktif dan UMKM.

Baca Juga: Gus Miftah Soroti Klaim “Restu Istana” Jelang Muktamar NU: Jangan Jual Nama Presiden

Ia menilai pemberdayaan menjadi salah satu kunci agar pelaku usaha tidak hanya mendapatkan akses terhadap pembiayaan, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, naik kelas, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

BRI Padukan Pembiayaan dan Pemberdayaan

BRI terus mengintegrasikan pembiayaan dengan program pemberdayaan untuk membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat dan berdaya saing.

Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen Danantara dalam mendorong investasi yang memberikan dampak nyata (impact investment), sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.

Dengan kombinasi pembiayaan, pelatihan, pendampingan, pengembangan pasar, serta pemanfaatan teknologi digital, BRI berupaya memastikan UMKM di berbagai daerah memiliki kesempatan untuk berkembang dan naik kelas.

Langkah tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok negeri.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X