Mereka terdiri atas Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, orang kepercayaannya Mohamad Haris, anggota Polri yang bertugas sebagai staf administrasi KPK bernama Setya Budi Dias Oktavianto, serta ayahnya, Lilik Budi Suprianto yang berasal dari unsur swasta.
OTT Digelar di Tiga Daerah, Uang Rp2 Miliar Disita
Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan KPK berlangsung di tiga wilayah, yakni Jakarta, Pemalang, dan Purworejo. Dalam operasi tersebut, sebanyak 21 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
Anom ditangkap di Jakarta bersama empat orang lainnya. Dari seluruh pihak yang diamankan, sebanyak 12 orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan lanjutan.
Salah satu pihak yang turut diperiksa adalah istri Anom Widiyantoro, Noor Faizah Maenofie, yang berstatus sebagai terperiksa.
Selain mengamankan sejumlah pihak, tim KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp2 miliar. Penyidik turut melakukan penyegelan di sejumlah lokasi yang akan digeledah, termasuk ruang kerja Bupati Pemalang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Perkembangan kasus ini masih terus bergulir, sementara penyidik KPK melanjutkan pendalaman terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam dua klaster perkara tersebut.***
Artikel Terkait
Dasco Fasilitasi Mediasi SPBUN-SGN dengan Manajemen, Tuntutan Karyawan Disepakati dan Aksi Unjuk Rasa Dibatalkan
Lurah Syerly Temui Warga usai Viral Ucapan 'Cie Curhat', Ulfa Tegaskan Tak Ada Konflik Pribadi
BRI Akselerasi Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Ekonomi Nasional
Kronologi Power Bank Berasap di Pesawat Batik Air Rute Makassar-Jakarta, Maskapai Beri Penjelasan Resmi
Program Ganti Atap Rumah Wartawan Berlanjut, Jurnalis Tasikmalaya Kini Bisa Tinggal Lebih Nyaman Berkat Kolaborasi SKI dan Promedia Group