Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditikam di Tangerang, Berawal dari Cekcok Antrean Sate Taichan hingga Dikeroyok 7 Tersangka

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 29 Juli 2026 | 05:05 WIB
Kasus pengeroyokan dan penusukan prajurit TNI AD di Tangerang karena cekcok antrean sate taichan. (Instagram/reskrim.tangsel)
Kasus pengeroyokan dan penusukan prajurit TNI AD di Tangerang karena cekcok antrean sate taichan. (Instagram/reskrim.tangsel)

TITIKTEMU.CO – Kepolisian mengungkap kronologi tewasnya prajurit TNI Prada Arif Budiman Sampurna yang menjadi korban pengeroyokan dan penusukan di kawasan Jalan Raya Permata Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026 itu diduga dipicu kesalahpahaman saat mengantre membeli sate taichan. Dari hasil penyelidikan, korban mengalami 10 luka tusuk yang menyebabkan meninggal dunia.

Berawal dari Perselisihan saat Mengantre Sate Taichan

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, menjelaskan insiden bermula ketika korban dan kelompok pelaku sama-sama memesan sate taichan di lokasi penjualan.

Kesalahpahaman terjadi karena pesanan yang disiapkan penjual diduga diklaim oleh kedua belah pihak. Situasi kemudian memanas hingga berujung adu mulut.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Rumah di Pulomas yang Tewaskan Dua Anak, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Menurut polisi, perselisihan tersebut berkembang menjadi aksi kekerasan setelah salah seorang pelaku lebih dahulu memukul korban.

Korban Melarikan Diri, Pelaku Terus Mengejar

Usai mendapat pukulan, Prada Arif berusaha menyelamatkan diri dengan berlari meninggalkan lokasi.

Namun, kelompok pelaku tidak menghentikan aksinya dan terus mengejar korban. Polisi menyebut salah satu pelaku bahkan menggunakan sepeda motor untuk mengejar karena korban mampu berlari cukup jauh.

Berdasarkan keterangan keluarga, Prada Arif memiliki latar belakang sebagai atlet lari sehingga sempat meninggalkan para pelaku sebelum akhirnya berhasil dikejar.

Baca Juga: Viral Gadis Kecil di Bali Menangis Saat Pemakaman Ayah Korban Pengeroyokan, UAS Soroti Aksi Main Hakim Sendiri

Jarak antara lokasi awal keributan dengan tempat korban ditemukan diperkirakan mencapai 500 hingga 800 meter.

Korban Mengalami 10 Luka Tusuk

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X