Kronologi Kebakaran Rumah di Pulomas yang Tewaskan Dua Anak, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 28 Juli 2026 | 10:20 WIB
Kebakaran salah satu rumah di Pulomas, Jakarta Timur. (Threads/missnyctagina - andreetjahyadi)
Kebakaran salah satu rumah di Pulomas, Jakarta Timur. (Threads/missnyctagina - andreetjahyadi)

TITIKTEMU.CO – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah di kawasan Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu, 26 Juli 2026. Insiden tersebut mengakibatkan dua anak yang merupakan kakak beradik meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar.

Korban diketahui berinisial W (14) dan M (11). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah petugas berhasil memadamkan kobaran api dan memasuki area rumah.

Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

Baca Juga: Kronologi Bentrok Matraman Jakarta Pusat, Penjual Nasi Uduk Ungkap Awal Keributan hingga Gerobaknya Dirusak

Menurut petugas Damkar Jakarta Timur, Wahyudi, dugaan sementara penyebab kebakaran masih mengarah pada gangguan instalasi listrik. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Setelah api berhasil dipadamkan, kedua korban ditemukan di sekitar area dapur rumah. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi.

Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran dan 45 personel. Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 19.51 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga penanganan dinyatakan selesai pada pukul 21.21 WIB.

Baca Juga: Kronologi Tribun VIP Drift Speed Fest Purwokerto Ambruk, 90 Penonton Terluka dan Polisi Lakukan Investigasi

Video Orang Tua Berusaha Menyelamatkan Anak Viral di Media Sosial

Peristiwa tersebut juga menjadi perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan kedua orang tua korban berusaha masuk ke rumah yang masih dilalap api.

Dalam video yang beredar di media sosial, warga tampak berupaya menahan pasangan suami istri tersebut karena kondisi bangunan masih sangat berbahaya.

Terdengar sang ayah terus memanggil anak-anaknya, sementara warga berusaha menenangkan dan mencegahnya agar tidak masuk ke dalam kobaran api.

Momen memilukan tersebut mengundang simpati luas dari warganet yang turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X