Kebakaran Pabrik Triplek di Kuningan Hari Ini, Asap Hitam Membumbung Tinggi, Damkar dan TNI Masih Berjuang Jinakkan Api

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 22:51 WIB
Menyoroti insiden kebakaran di kawasan Pabrik Triplek Sampora di Kuningan, Jawa Barat, pada Sabtu, 25 Juli 2026.  ((Instagram.com/@kuninganmass))
Menyoroti insiden kebakaran di kawasan Pabrik Triplek Sampora di Kuningan, Jawa Barat, pada Sabtu, 25 Juli 2026. ((Instagram.com/@kuninganmass))

TITIKTEMU.COKebakaran hebat melanda sebuah pabrik triplek di Desa Sampora, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Sabtu, 25 Juli 2026. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video dan foto kobaran api disertai asap hitam pekat beredar luas di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @kuninganmass, terlihat api melalap sebagian area pabrik dengan kepulan asap yang menjulang tinggi hingga dapat disaksikan dari berbagai titik di sekitar lokasi.

"Laporan kebakaran Pabrik Triplek Sampora, baru saja terjadi hari ini," tulis akun tersebut.

Informasi di lapangan menyebutkan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan menerima laporan kejadian sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung mengerahkan armada menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menyebar ke bangunan lain.

Baca Juga: DPR RI Kawal Streamlining Telkom Group, Dasco Pastikan Transformasi Perusahaan Tak Berujung PHK

Damkar, TNI, dan Polisi Berupaya Mengendalikan Kobaran Api

Hingga Sabtu siang, proses pemadaman masih berlangsung. Sejumlah personel Damkar dibantu aparat TNI, kepolisian, serta warga sekitar terus berjibaku mengendalikan kobaran api.

Asap hitam pekat masih tampak mengepul dari area pabrik. Banyaknya material yang mudah terbakar, seperti kayu, lem, dan bahan baku produksi triplek, membuat api cepat membesar sehingga proses penanganan menjadi lebih sulit.

Api Diduga Mengarah ke Area Gudang

Petugas pemadam juga berupaya melokalisasi titik api agar tidak merambat ke gudang penyimpanan maupun bangunan lain di lingkungan pabrik.

Kebakaran pada industri pengolahan kayu memang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi karena material yang mudah terbakar berpotensi memicu api kembali menyala meski sudah dipadamkan.

Baca Juga: Kades di Bengkulu Divonis 2,5 Tahun Penjara usai Korupsi Dana Desa Rp577 Juta, Terungkap Modus Kegiatan Fiktif

Seluruh Pekerja Dievakuasi, Korban Masih Didata

Saat insiden terjadi, para pekerja dilaporkan berhasil dievakuasi dari area pabrik. Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan pendataan terhadap seluruh karyawan yang berada di lokasi ketika kebakaran berlangsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X