Dari Wajah KPK ke Pengacara Kasus Besar, Perjalanan Febri Diansyah Kembali Jadi Sorotan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:39 WIB
Profil Febri Diansyah, eks juru bicara KPK yang kini menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah. (Sumber istimewa )
Profil Febri Diansyah, eks juru bicara KPK yang kini menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah. (Sumber istimewa )

TITIKTEMU.CO-Nama Febri Diansyah kembali menjadi pembicaraan publik. Kali ini bukan karena perannya sebagai juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melainkan karena ia muncul sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang tengah menghadapi proses hukum dalam dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kemunculan Febri di Gedung Kejaksaan Agung pada Jumat (24/7/2026) menarik perhatian banyak pihak. Ia mendampingi Febrie Adriansyah dalam pemeriksaan perdana sebagai tersangka yang berlangsung selama sekitar sepuluh jam.

Baru Menerima Kuasa Sehari Sebelumnya

Usai pemeriksaan, Febri mengungkapkan bahwa dirinya belum lama dipercaya menjadi pengacara Febrie Adriansyah. Ia menyebut surat kuasa baru ditandatangani sehari sebelum pemeriksaan berlangsung.

Baca Juga: Sayembara Tangkap Begal Tuai Sorotan, Yusril Ingatkan Dedi Mulyadi soal Bahaya Main Hakim Sendiri

Artinya, pendampingan tersebut merupakan penugasan pertamanya dalam perkara yang kini menjadi salah satu kasus hukum paling disorot sepanjang tahun ini.

Setelah proses pemeriksaan selesai, Febrie Adriansyah langsung dibawa ke Rumah Tahanan KPK untuk menjalani masa penahanan sesuai keputusan penyidik.

Dari Aktivis Antikorupsi Menuju KPK

Jauh sebelum dikenal sebagai advokat, Febri Diansyah merupakan aktivis antikorupsi. Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat, 8 Februari 1983 itu merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga: Bukan Sekadar Pindah Kursi? Pengamat Soroti Gestur Prabowo-Gibran yang Picu Spekulasi Publik

Selepas kuliah, ia bergabung dengan Indonesia Corruption Watch (ICW). Selama hampir satu dekade, Febri aktif mengawal berbagai kasus korupsi dan dikenal vokal dalam mendorong transparansi penegakan hukum.

Namanya mulai mendapat perhatian luas ketika ikut mengawal kasus korupsi yang menyeret mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya bergabung ke KPK. Awalnya ia bertugas di Direktorat Gratifikasi sebelum akhirnya dipercaya menjadi Juru Bicara KPK pada akhir 2016.

Dalam posisi itu, Febri menjadi salah satu figur yang paling sering menyampaikan perkembangan berbagai perkara besar kepada publik, termasuk kasus e-KTP dan proyek Hambalang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X