“Kalau Saya Mau, Anggarannya Nol”: Pernyataan Menkeu soal MBG yang Bikin Banyak Orang Kaget

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 29 Juni 2026 | 17:18 WIB
Ilustrasi Anggaran MBG kembali disorot. Menkeu menginginkan efisiensi lebih besar (Desain AI)
Ilustrasi Anggaran MBG kembali disorot. Menkeu menginginkan efisiensi lebih besar (Desain AI)

TITIKTEMU.CO-Tidak setiap hari seorang Menteri Keuangan mengatakan bahwa ia ingin anggaran sebuah program dipangkas hingga nol rupiah.

Namun itulah kalimat yang menarik perhatian publik ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbicara mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan tersebut langsung memicu berbagai tafsir. Sebagian mengira pemerintah ingin menghentikan program, sementara yang lain melihatnya sebagai sinyal adanya evaluasi besar-besaran.

Faktanya, maksud di balik pernyataan itu sedikit lebih kompleks.

Baca Juga: Logo HUT RI ke-81 Dipilih Rakyat, Tapi Cerita di Baliknya Jauh Lebih Menarik

Bukan Ingin Menghapus Programnya

Purbaya menegaskan bahwa dirinya tidak sedang mendorong penghentian Program Makan Bergizi Gratis.

Menurutnya, program tersebut tetap memiliki tujuan yang baik dan perlu dijalankan. Yang menjadi perhatian adalah bagaimana anggaran digunakan secara lebih efektif agar manfaat yang diterima masyarakat tetap maksimal tanpa membebani keuangan negara secara berlebihan.

Dengan kata lain, yang ingin ditekan bukan manfaat programnya, melainkan potensi pemborosan yang mungkin masih terjadi di lapangan.

Baca Juga: Mulai Juli, Pajak Pedagang Online Dipungut Marketplace? Ini Bagian yang Banyak Orang Salah Paham

Efisiensi Masih Bisa Dilakukan

Pemerintah sebelumnya sudah melakukan penyesuaian terhadap anggaran MBG. Namun menurut Purbaya, masih ada ruang untuk melakukan penghematan lebih jauh.

Ia mengungkapkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyampaikan rencana efisiensi lanjutan yang dinilai cukup signifikan.

Meski belum mengungkap angka pastinya, ia memberi sinyal bahwa pengurangan anggaran tersebut akan berdampak positif terhadap keamanan fiskal negara.

Bagi pemerintah, setiap rupiah yang bisa dihemat tanpa mengurangi kualitas layanan dianggap sebagai langkah yang patut dilakukan.

Baca Juga: Ketika Mahasiswa Turun Tangan: Mengapa BEM UI Membawa Polemik MBG ke Mahkamah Konstitusi?

Dari Rp268 Triliun Menjadi Rp228 Triliun

Besarnya anggaran MBG memang menjadi perhatian banyak pihak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X