Mood yang naik turun karena komentar, jumlah likes, atau perdebatan online juga menjadi tanda yang cukup sering ditemukan.
Tanpa disadari, emosi seseorang bisa sangat bergantung pada apa yang terjadi di layar.
Baca Juga: Naik Sepeda ke Kantor di Jakarta: Bukan Nekat, Ini Panduan Lengkap yang Realistis
Dampak Psikologis yang Perlu Diperhatikan
Penelitian dalam bidang psikologi digital menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berkaitan dengan meningkatnya stres, kecemasan, gangguan tidur, hingga perasaan kesepian pada sebagian individu.
Bukan berarti internet adalah musuh. Masalahnya muncul ketika ruang digital mulai menggantikan pengalaman nyata secara berlebihan.
Ketika semua waktu luang dihabiskan untuk scrolling, seseorang berisiko kehilangan kesempatan membangun hubungan sosial langsung, mengeksplorasi hobi, atau sekadar menikmati momen tanpa layar.
Baca Juga: Kita Generasi Sandwich — Mengurus Anak Sekaligus Orang Tua, Ini Cara Bertahan
Cara Tetap Sehat di Era Selalu Online
Menjadi digital native bukan berarti harus selalu online.
Mulailah dengan membuat batas waktu penggunaan aplikasi, mematikan notifikasi yang tidak penting, dan menyediakan waktu khusus tanpa ponsel setiap hari.
Cobalah sesekali berjalan kaki, membaca buku, bertemu teman secara langsung, atau melakukan aktivitas yang tidak melibatkan layar.
Internet adalah alat yang luar biasa, tetapi hidup tetap terjadi di luar feed dan kolom komentar.
Karena pada akhirnya, menjadi update tentang semua hal di internet memang menyenangkan. Namun menjaga kesehatan mental dan hubungan dengan dunia nyata jauh lebih penting daripada menjadi orang pertama yang tahu tren viral berikutnya.***
Artikel Terkait
Guru PPPK Tetap Masuk Saat Libur Sekolah? Penjelasan BKN Ini Bikin Perdebatan Makin Ramai
Jangan Terjebak Asumsi: Mengapa Label "Gangguan Jiwa" dalam Kasus Penyekapan Bandung Bisa Jadi Bumerang?
D3 Semua Jurusan Bisa Masuk Garuda Group? Ini Lowongan yang Diam-Diam Banyak Diburu
Naik Sepeda ke Kantor di Jakarta: Bukan Nekat, Ini Panduan Lengkap yang Realistis
Kita Generasi Sandwich — Mengurus Anak Sekaligus Orang Tua, Ini Cara Bertahan
Beasiswa Grab Scholar 2026 Resmi Dibuka: Bukan Cuma Bayar Kuliah, Ada Uang Hidup dan Kesempatan Magang!