Banyak Orang Hanya Fokus Puasa Asyura, Padahal Ada Rahasia Besar 10 Muharram yang Sering Terlewat

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 24 Juni 2026 | 09:47 WIB
Ilustrasi Keutamaan 10 Muharram bukan hanya puasa Asyura. (Pinterest @rofaida_shams)
Ilustrasi Keutamaan 10 Muharram bukan hanya puasa Asyura. (Pinterest @rofaida_shams)

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa yang dilakukan pada hari tersebut menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama setahun yang telah berlalu. Keutamaan ini membuat puasa Asyura menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling dinantikan banyak Muslim setiap tahunnya.

Meski demikian, para ulama mengingatkan bahwa dosa besar tetap membutuhkan taubat yang sungguh-sungguh dan tidak cukup hanya dengan menjalankan puasa sunnah.

Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik Jogja 24 Juni 2026: Kota Yogyakarta, Wonosari, dan Gunungkidul Siap-Siap Gelap Bergilir

Jangan Berhenti pada Puasa Saja

Menariknya, Hari Asyura bukan hanya tentang puasa.

Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk memperbanyak amal saleh lainnya. Membaca Al-Qur'an, berdzikir, memperpanjang doa, membantu sesama, hingga mempererat silaturahmi termasuk amalan yang sangat dianjurkan.

Bahkan sebagian ulama menyebut bahwa semangat utama bulan Muharram adalah memperbarui hubungan seorang hamba dengan Allah SWT di awal tahun Hijriah.

Karena itu, 10 Muharram bisa menjadi titik awal perubahan yang lebih besar dalam kehidupan spiritual seseorang.

Baca Juga: Niat Puasa Tasu'a dan Asyura 1448 H Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya

Pelajaran yang Sering Terlupakan

Ada satu hikmah yang sering luput dari perhatian ketika membahas Hari Asyura.

Hari ini mengajarkan bahwa rasa syukur bukan hanya ucapan. Nabi Musa AS menunjukkan rasa syukurnya melalui ibadah. Rasulullah SAW pun mencontohkan hal yang sama dengan berpuasa.

Artinya, syukur yang sejati selalu diwujudkan dalam tindakan nyata.

Selain itu, Asyura juga mengingatkan bahwa ujian hidup tidak selalu berakhir dengan cepat. Kadang seseorang harus melewati fase sulit terlebih dahulu sebelum pertolongan Allah datang.

Baca Juga: Puasa Asyura 2026 Jatuh Kapan? Ternyata Tanggalnya Bisa Berbeda, Ini Penjelasan yang Jarang Dibahas

Menyambut 10 Muharram dengan Cara yang Tepat

Semangat menyambut Hari Asyura sebaiknya tetap berada dalam koridor Al-Qur'an dan sunnah yang sahih.

Hindari keyakinan berlebihan yang tidak memiliki dasar kuat, ritual yang tidak pernah dicontohkan Rasulullah SAW, maupun penyebaran informasi agama yang sumbernya tidak jelas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X