Masih Sering Cas Mobil Listrik Sampai 100 Persen? Ternyata Ini Kebiasaan yang Bikin Waktu Terbuang

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 1 Juni 2026 | 18:38 WIB
Ilustrasi Jangan asal isi baterai mobil listrik hingga 100 persen (Pinterest @ marketivate)
Ilustrasi Jangan asal isi baterai mobil listrik hingga 100 persen (Pinterest @ marketivate)

Pada fase ini, energi dapat masuk ke baterai dengan lebih cepat sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya relatif singkat.

Sebaliknya, ketika kapasitas baterai sudah melewati angka 80 persen, sistem akan secara otomatis memperlambat laju pengisian.

Baca Juga: Download One Piece Episode 1164 Sub Indo Bilibili: Spoiler dan Rahasia Ohara Terungkap!

Tujuannya adalah menjaga keamanan sekaligus kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Akibatnya, waktu yang diperlukan untuk mengisi baterai dari 80 persen menuju 100 persen bisa jauh lebih lama dibandingkan saat mengisi dari 20 persen hingga 80 persen.

Inilah alasan mengapa banyak pengguna kendaraan listrik berpengalaman memilih menghentikan pengisian di kisaran 80 persen, terutama saat tidak sedang melakukan perjalanan jarak jauh.

Baca Juga: Kabar Baik Pemilik Kendaraan! Pemutihan Pajak Jakarta Resmi Dimulai 1 Juni 2026, Cukup Bayar Pokok Pajak

Fenomena tersebut merupakan karakteristik umum baterai lithium-ion yang saat ini digunakan oleh sebagian besar mobil listrik modern.

Oleh karena itu, mengisi daya hingga penuh setiap kali singgah di SPKLU sebenarnya bukan kebutuhan mutlak.

Selain menghemat waktu, kebiasaan mengisi daya secukupnya juga memberikan manfaat bagi pengguna lain.

Baca Juga: Blue Moon Muncul Malam Ini! Fenomena Langka yang Hanya Datang Beberapa Tahun Sekali, Ini Waktu Terbaik untuk Menyaksikannya

Dengan durasi pengisian yang lebih singkat, antrean di SPKLU dapat berkurang sehingga fasilitas publik tersebut bisa dimanfaatkan secara lebih merata.

Rofiqi berharap semakin banyak masyarakat memahami pola pengisian daya yang tepat.

Pengguna idealnya mulai menghitung kebutuhan energi berdasarkan rencana perjalanan, bukan sekadar mengejar angka 100 persen pada indikator baterai.

Baca Juga: BRI Peduli Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Umat Buddha dalam Perayaan Waisak 2026

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X