KNKT Bongkar Fakta Mengejutkan: Bukan Sistem yang Salah, Tapi Ini yang Terjadi Sebelum KRL Hantam Taksi Green SM

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 22 Mei 2026 | 17:47 WIB
KNKT ungkap fakta baru kecelakaan KRL vs taksi Green SM (X @TMC_polda_metro_jaya)
KNKT ungkap fakta baru kecelakaan KRL vs taksi Green SM (X @TMC_polda_metro_jaya)

Pengemudi membiarkan kendaraan meluncur sambil hanya mengerem ringan.

Setibanya di perlintasan, ia mencoba menginjak pedal gas hingga 25 persen, lalu 51 persen — namun karena transmisi masih di posisi N, kendaraan sama sekali tidak merespons dan justru berhenti meluncur dengan kecepatan 0 km/jam.

Transmisi sempat kembali ke posisi D, tetapi pengemudi tidak menginjak gas di momen yang tepat.

Tak lama kemudian transmisi kembali ke P — parkir.

Dalam kondisi panik, pengemudi berulang kali menekan tombol start/stop, menginjak gas, menginjak rem, namun kendaraan tetap terkunci di posisi P dan tidak bisa bergerak ke mana pun.

Baca Juga: Baterai Tahan 3 Hari! Moto G37 Power Resmi Meluncur dengan Harga Mulai Rp 2,9 Juta

Pengemudi Baru, Pelatihan Minim

Fakta paling menohok datang dari latar belakang sang pengemudi: ia baru bekerja tiga hingga lima hari dan masuk melalui jalur job fair.

Pelatihan yang diterima pun sangat singkat — sekadar teori dasar tentang cara menghidupkan mobil, cara parkir, lampu indikator, dan penggunaan sabuk pengaman. Bahkan indikator panel kendaraan disebutkan sulit dibaca di siang hari.

Tidak ada simulasi kondisi darurat.

Tidak ada pengenalan mendalam soal karakter transmisi kendaraan listrik yang berbeda dari mobil konvensional.

Baca Juga: Buruan Daftar! PT Nindya Karya BUMN Buka Lowongan 2 Posisi Strategis, Deadline 24 Mei 2026

Dari seluruh rangkaian temuan ini, KNKT menyimpulkan bahwa kecelakaan bukan disebabkan oleh kegagalan teknologi atau gangguan elektromagnetik.

Akar masalahnya ada pada minimnya kesiapan pengemudi menghadapi situasi darurat di kendaraan listrik yang memiliki karakteristik unik.

Sebuah pelajaran mahal yang semestinya mendorong industri transportasi online untuk memperketat standar pelatihan pengemudinya — jauh sebelum kecelakaan berikutnya terjadi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: KNKT

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X