Revolusi Ibadah Haji 2026: Koper Dikirim Duluan, Jemaah Langsung Bisa Menuju Hotel!

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 22 Mei 2026 | 10:23 WIB
Ilustrasi Arab Saudi luncurkan Haji Tanpa Bagasi 2026 (Dok. Himpuh)
Ilustrasi Arab Saudi luncurkan Haji Tanpa Bagasi 2026 (Dok. Himpuh)

 TITIKTEMU.CO-Bayangkan tiba di Bandara Jeddah setelah penerbangan panjang yang melelahkan — dan alih-alih harus berdesakan di area bagasi sambil menunggu koper berputar di conveyor belt, kamu langsung melangkah keluar, naik bus, dan menuju hotel. Koper? Sudah menunggu di kamar.

Itulah gambaran nyata dari program terbaru Arab Saudi yang resmi diluncurkan untuk musim haji 2026: Hajj Without Luggage atau Haji Tanpa Bagasi.

Bukan Sekadar Gimmick, Ini Solusi Nyata

Selama ini, salah satu momen paling menguras energi dalam perjalanan haji bukan saat wukuf atau thawaf — melainkan justru di bandara.

Baca Juga: Jangan Nekat Overstay di Arab Saudi! Ini Sanksi Keras yang Menanti Jemaah Haji 2026

Jutaan jemaah yang datang hampir bersamaan dalam hitungan hari menciptakan kepadatan luar biasa, terutama di area pengambilan bagasi.

Arab Saudi rupanya sudah lama memikirkan solusinya.

Program Haji Tanpa Bagasi ini dirancang untuk memutus rantai masalah itu dari akarnya: bagasi jemaah dikumpulkan sejak di bandara keberangkatan melalui perusahaan logistik khusus, dikirim ke Arab Saudi, diterima di bandara Jeddah atau Madinah, lalu langsung didistribusikan ke hotel tempat jemaah menginap — bahkan sebelum jemaah tiba.

Hasilnya?Jemaah cukup turun dari pesawat, melewati imigrasi, dan langsung naik bus transportasi tanpa satu pun koper di tangan.

Baca Juga: Raih Pahala Haji Tanpa Ke Mekkah: Amalan Zulhijah Ini Bisa Kamu Lakukan dari Rumah!

Kolaborasi Besar di Balik Program Ini

Ini bukan proyek kecil. Kementerian Haji dan Umtrah Arab Saudi menggandeng General Authority of Civil Aviation, maskapai Saudia, Matarat Holding, platform Nusuk, sistem HalaBag, hingga Saudi Post dalam satu ekosistem logistik yang terintegrasi secara digital.

Maskapai Saudia sendiri berperan besar melalui jaringannya yang menjangkau 145 destinasi, dengan target layanan untuk lebih dari 400.000 jemaah.

Sementara secara keseluruhan, program ini diproyeksikan menangani sekitar 1,1 juta bagasi dari tujuh negara peserta Makkah Route Initiative, dengan komitmen pengiriman ke hotel di Makkah dalam waktu 24 jam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: himpuh

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X