Belajar Daring April 2026 Dibatalkan, Ini Alasannya

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Kamis, 26 Maret 2026 | 09:30 WIB
Belajar Daring April 2026 Dibatalkan, Ini Alasannya. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Belajar Daring April 2026 Dibatalkan, Ini Alasannya. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

TITIKTEMU.CO - Rencana penerapan pembelajaran daring bagi siswa pada April 2026 resmi dibatalkan pemerintah.

Kebijakan ini sebelumnya sempat diwacanakan sebagai langkah antisipasi krisis energi global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Namun, setelah mendapat berbagai respon negative dari berbagai kalangan, melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah memutuskan tetap melanjutkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah.

Keputusan ini disampaikan langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.

Menurut Pratikno, ada beberapa pertimbangan penting yang menjadi dasar pembatalan kebijakan belajar daring tersebut. Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tren: Ini Bisnis Berbasis AI yang Meledak di 2026 dan Cara Memulainya dari Nol 

1. Menjaga Kualitas Pendidikan Tetap Optimal

Alasan pertama untuk menjaga kualitas pendidikan siswa. Pemerintah menilai proses belajar tatap muka di sekolah masih menjadi metode paling efektif dalam mendukung pemahaman materi dan interaksi antara guru dan siswa.

Pratikno menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka harus tetap diutamakan agar tidak terjadi penurunan kualitas pendidikan atau yang dikenal dengan istilah learning loss.

Pengalaman selama pandemi COVID-19 menjadi pelajaran penting bahwa pembelajaran jarak jauh memiliki keterbatasan, terutama dalam hal interaksi dan pengawasan belajar.

Dengan kembali menegaskan pentingnya pembelajaran luring, pemerintah ingin memastikan siswa tetap mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal, baik secara akademik maupun sosial.

Baca Juga: Fakta Modal Rp3,5 Miliar Hendrik Irawan Bangun MBG, SPPG Ditutup Usai Viral Joget dan Klaim Rp6 Juta Per Hari 

2. Tidak Bersifat Mendesak

Selain faktor kualitas, pemerintah juga menilai kebijakan belajar daring bukanlah kebutuhan yang mendesak saat ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X