Heboh Tiket Pesawat Rp200 Juta Palangkaraya–Jakarta, Begini penjelasan Garuda Indonesia

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30 WIB
Heboh Tiket Pesawat Rp200 Juta Palangkaraya–Jakarta, Begini penjelasan Garuda Indonesia. (Instagram@garuadaindonesia)
Heboh Tiket Pesawat Rp200 Juta Palangkaraya–Jakarta, Begini penjelasan Garuda Indonesia. (Instagram@garuadaindonesia)

TITIKTEMU.CO - Media sosial sempat dihebohkan dengan kabar harga tiket pesawat rute Palangkaraya–Jakarta yang tembus hingga Rp200 juta.

Angka fantastis tersebut langsung menjadi perbincangan warganet karena dinilai tidak masuk akal untuk penerbangan domestik.

Menanggapi viralnya informasi itu, pihak Garuda Indonesia akhirnya buka suara. Maskapai pelat merah itu menegaskan bahwa harga tiket tersebut bukan berasal dari sistem resmi mereka.

 

Baca Juga: Jadwal KRL Jogja–Solo dan Prameks Jogja–Kutoarjo 15–21 Maret 2026, Cek Keberangkatan Lengkapnya

Harga Rp200 Juta Bukan dari Garuda

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Halim, menjelaskan harga yang beredar tersebut muncul dari sebuah online travel agent (OTA) luar negeri yang bukan merupakan mitra resmi Garuda.

Reza menyampaikan pihaknya sempat kaget melihat harga tiket yang viral. Dia menegaskan Garuda Indonesia tidak pernah menetapkan tarif hingga ratusan juta rupiah untuk rute domestik seperti Palangkaraya–Jakarta.

Menurutnya, harga itu muncul dari platform OTA asing yang tidak bekerja sama dengan Garuda. Hal ini menyebabkan informasi harga menjadi tidak valid dan berpotensi menyesatkan konsumen.

Dia juga menambahkan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius perusahaan karena bisa merusak kepercayaan publik terhadap maskapai.

Baca Juga: LINK Flash Sale Tiket KAI Mudik Lebaran 2026: Cara Ikut, Harga Promo, dan Jadwalnya 

Garuda Lakukan Penelusuran

Setelah kabar ini ramai diperbincangkan, Garuda Indonesia langsung melakukan penelusuran terhadap OTA yang dimaksud.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan sumber kesalahan serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X