Muhammadiyah juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sektor ini dinilai sangat penting karena menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat sekaligus kelompok usaha yang paling rentan.
Untuk itu, Haedar berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang progresif dan berkelanjutan dalam mendukung UMKM.
Upaya tersebut tentu tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan strategi jangka panjang yang dijalankan secara konsisten.
Pengalaman di Bali menunjukkan bahwa dengan komunikasi, toleransi, dan kebijakan yang bijak, perbedaan bukanlah penghalang.
Sebaliknya, perbedaan justru dapat menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling menghormati.***
Artikel Terkait
Jakarta Mendadak Lengang! Hari Pertama WFA Jelang Lebaran Bikin Sudirman–Thamrin Seperti Kota yang “Tarik Napas”
4 Film Indonesia Tayang Lebaran 2026: Dari Horor Danur hingga Petualangan Pelangi di Mars
Sinopsis dan Link Nonton Drakor Climax, Drama Thriller Politik Korea yang Tayang Perdana Hari Ini
Kode Promo Gojek dan Grab Berlaku Mulai Selasa 17 Maret 2026, Diskon Hingga Rp10 Ribu untuk Ride, Food, dan Kirim Paket
Ramadhan Hampir Usai, Jangan Lakukan 7 Kesalahan yang Sering Terjadi di 10 Hari Terakhir
Doa Puasa Hari ke 27 Ramadhan: Bacaan, Keutamaan, dan Harapan Meraih Lailatul Qadar
Film Dilan ITB 1997: Ariel NOAH Jadi Dilan, Raline Shah Perankan Milea, Ini Jadwal Tayangnya
Dividen BBCA 2026 Kapan? Berapa Nilai Per Saham, Jadwal Lengkap, dan Ketentuan Pajak
Dividen BBCA 2026: Rincian Pembayaran Rp336 per Saham, Catat Tanggal Pentingnya!
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Profil, Aktivitas Dakwah dan Dimana Pondok Pesantrennya