Jika praperadilan ditolak, proses persidangan pokok perkara dapat segera berjalan.
Jika dikabulkan, dinamika hukum bisa berubah.
Kasus kuota haji ini menjadi ujian komitmen pemberantasan korupsi.
Terutama dalam sektor pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan umat.
Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan dan adil.
KPK pun dituntut membuktikan bahwa setiap langkah diambil berdasarkan hukum, bukan tekanan opini.***
Artikel Terkait
Siap-Siap 18 Maret! Lebih dari Setengah Warga RI Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Jawa Tengah Jadi Magnet Terbesar
Memasuki Hari ke-10 Puasa: Titik Balik sebelum Mesin Ibadah Ngebut—Amalan Apa yang Paling Layak Ditambah?
Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar Tuai Sorotan: DPR Minta Gubernur Kaltim Lebih Peka pada Kondisi Rakyat
Spoiler One Piece 1175: Gear 5 Luffy Menggila, Loki Bangkit sebagai Nidhogg dan Imu Turun Tangan!
Doa Puasa Hari ke Sepuluh Ramadan: Mohon Jadi Hamba Bertawakal dan Dekat dengan Allah
Dapat 8 Nominasi Oscar 2026, Film Hamnet Tayang di Bioskop Indonesia 27 Februari
Viral Sopir Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Panik Tak Punya SIM hingga Jadi Tersangka
Tragis di Ruang Sidang UIN Suska: Cinta Ditolak Berujung Pembacokan, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Promo JSM Alfamart 28 Februari–1 Maret 2026, Masih Ada Diskon Sembako Ramadhan
BLACKPINK Tembus 100 Juta Subscribers YouTube, Comeback Lewat Mini Album Deadline