TITIKTEMU.CO – Jagat media sosial tengah diramaikan video yang memperlihatkan dugaan penertiban paksa terhadap lapak seorang ibu penjual sayuran di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.
Video yang diunggah akun Instagram @fakta.indo pada Minggu, 22 Februari 2026 itu menunjukkan momen saat sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendatangi lapak milik ibu tersebut. Ia disebut dilarang berjualan meski berdagang di teras rumahnya sendiri.
Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa penertiban dilakukan karena pedagang tersebut dianggap membuka “pasar tandingan” di wilayah tersebut.
Tegaskan Berjualan di Rumah Sendiri
Dalam video yang beredar, sang ibu tampak menolak menutup lapaknya. Ia bersikukuh memiliki hak untuk berdagang di area milik pribadi.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Tembus USD5.108, Sentimen Bullish Menguat Usai Data PDB AS Melemah
“Saya ini bukan mengontrak, saya berjualan di rumah sendiri,” ujarnya dalam rekaman tersebut.
Ia menegaskan bahwa aktivitas jual beli dilakukan di teras rumahnya, bukan di fasilitas umum.
Diminta Pindah ke Lapak yang Disediakan Pemda
Sementara itu, petugas Satpol PP menyampaikan bahwa tindakan mereka merupakan bagian dari penegakan peraturan daerah (Perda) yang diterbitkan oleh pemerintah kabupaten.
Petugas menyebut pemerintah daerah telah menyediakan lokasi khusus bagi pedagang untuk berjualan sehingga aktivitas perdagangan tidak diperkenankan dilakukan di luar area yang telah ditetapkan.
“Tolong diangkat ini barang dagangannya,” ucap salah satu petugas dalam video tersebut.
Baca Juga: Update Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Tembus Rp3.028.000 per Gram
Berdagang Demi Biaya Sekolah Anak
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca BMKG 23 Februari 2026: Jabodetabek Berawan Tebal, Waspada Hujan Petir Malam Hari
Prospek Saham Emas 2026 Cerah, NH Korindo Overweight dan Targetkan Harga Tembus USD6.000
Harga Nikel LME Naik 0,6% ke USD17.455, Pasar Soroti Pembatasan Produksi Indonesia
Update Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Tembus Rp3.028.000 per Gram
Harga Emas Dunia Tembus USD5.108, Sentimen Bullish Menguat Usai Data PDB AS Melemah