Harga Nikel LME Naik 0,6% ke USD17.455, Pasar Soroti Pembatasan Produksi Indonesia

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 23 Februari 2026 | 10:30 WIB
Ilustrasi Foto. Harga nikel LME naik 0,6% ke USD17.455, pasar cermati pembatasan produksi Indonesia. (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Foto. Harga nikel LME naik 0,6% ke USD17.455, pasar cermati pembatasan produksi Indonesia. (Foto: Pixabay)

TITIKTEMU.COHarga nikel mencatat penguatan pada perdagangan Asia, Senin (23/2/2026) pagi. Kontrak nikel tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 0,6 persen ke level USD17.455,00 per metrik ton.

Analis ANZ Research dalam catatannya yang dikutip Dow Jones Newswires menyebutkan bahwa pelaku pasar tengah mencermati langkah pemerintah Indonesia yang berencana mengetatkan pasokan nikel.

Menurut analis tersebut, otoritas Indonesia menyampaikan bahwa produksi di kawasan Weda Bay akan dibatasi menjadi 12 megaton bijih nikel pada 2026, turun signifikan dibandingkan realisasi 42 megaton pada 2025.

Baca Juga: Prospek Saham Emas 2026 Cerah, NH Korindo Overweight dan Targetkan Harga Tembus USD6.000

Tak hanya itu, ANZ juga menilai bahwa pemerintah akan memangkas kuota produksi di seluruh industri pertambangan nasional sebagai bagian dari upaya pengendalian pasokan.

Dari sisi permintaan, konsumsi nikel di China, khususnya dari industri kendaraan listrik (EV), masih menunjukkan tren stabil. Kondisi ini menjadi penopang harga dalam jangka pendek.

Investor dan pelaku industri turut memonitor perkembangan aktivitas manufaktur serta distribusi bijih di berbagai wilayah. Faktor tersebut dinilai berperan penting dalam menentukan keseimbangan antara pasokan dan permintaan dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 23 Februari 2026: Jabodetabek Berawan Tebal, Waspada Hujan Petir Malam Hari

Meski demikian, kenaikan harga nikel masih dibayangi oleh kondisi pasokan global yang relatif berlimpah serta keterbatasan kapasitas pemurnian. Jika situasi ini terus berlangsung, potensi kenaikan harga lebih lanjut diperkirakan akan tetap terbatas.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X