TITIKTEMU.CO - TNI Angkatan Darat kembali membuktikan komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat. Melalui Satgas Kodim 0212/Tapanuli Selatan dan Koramil 03/Sipirok, TNI bergerak cepat memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kelurahan Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (12/2/2026).
Fokus pembersihan dilakukan di SD Muhammadiyah serta TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) yang sebelumnya terendam lumpur dan genangan air. Upaya ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu terlalu lama akibat bencana.
Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan personel Koramil 03/Sipirok, BKO Yon Armed 2/KS, unsur Brimob Polri, Polsek Sipirok, serta dukungan warga setempat. Sinergi lintas instansi ini mempercepat proses pembersihan ruang kelas, tembok sekolah yang terdampak, hingga penataan kembali lingkungan sekolah agar aman dan nyaman bagi siswa.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penganiayaan, Korban Kecewa Habib Bahar bin Smith Belum Ditahan
Karena SD Muhammadiyah dan TK ABA berada dalam satu yayasan dan lokasi yang sama, proses pembersihan dilakukan secara terpadu dan menyeluruh. Setelah seluruh area dinyatakan bersih, para siswa pun dapat kembali mengikuti pembelajaran seperti biasa.
Salah seorang guru menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI dan jajaran TNI AD atas kepedulian serta bantuan yang diberikan, sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan dengan lancar.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan bahwa Kodam I/Bukit Barisan akan terus hadir membantu masyarakat dalam percepatan pemulihan pascabencana, termasuk sarana pendidikan. Melalui Satgas yang berada di wilayah, TNI AD memastikan fasilitas sekolah segera pulih agar anak-anak dapat belajar tanpa hambatan.***
Artikel Terkait
Kumpulan Ucapan Selamat Imlek 2026 Selain Gong Xi Fa Cai, Lebih Unik dan Penuh Makna
Sejarah dan Tradisi Imlek di Indonesia, Dilarang Orde Baru, Dihidupkan Gus Dur
IPK Indonesia 2025 Turun ke 34, Mahfud MD Soroti Kepastian Hukum dan Dampaknya bagi Investor
Delay 5 Jam, Penumpang Super Air Jet Tujuan Denpasar Protes Keras karena Minim Informasi
Kasus Dugaan Penganiayaan, Korban Kecewa Habib Bahar bin Smith Belum Ditahan