“Sama mpok, perumahan saya juga sudah 2 minggu banjir terus,” tulis warganet dari akun @ikheutary.
Sementara akun lain ikut memberi komentar seolah banjirnya bisa diajak ngomong:
“Banjir: serem banget mpok, kalau begitu saya ogah mampir lagi,” tulis akun @instaprast.
Video mpok Bekasi mungkin terdengar lucu dan menghibur di media sosial, tapi di balik itu ada cerita yang lebih dalam: tentang warga yang berkali-kali harus menghadapi banjir, lumpur, dan kerusakan rumah yang terus berulang.
Karena pada akhirnya, banjir bukan cuma soal air yang naik—tapi soal hidup yang ikut kacau, berkali-kali, tanpa jeda.***
Artikel Terkait
KPK Cium Jejak Uang Jalan-Jalan Ridwan Kamil: Aktivitas Tukar Valas Miliaran Disorot
Efek Domino Politik: Kader Nasdem Ramai-ramai Hijrah ke PSI, Sulawesi Mau Dijadikan Kandang Gajah
Even If This Love Disappears Tonight: Cinta Anak SMA yang Reset Tiap Pagi, Siap Bikin Netflix Banjir Air Mata
Dewan Perdamaian Versi Trump: Banyak Negara Pilih Mundur Pelan-Pelan daripada Ikut Ribut Global
Stok Pangan Nasional Dipastikan Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026
Jadwal Persis Solo vs Persib Bandung: Maung Bandung Incar Poin Penuh di Stadion Manahan
Kapan Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal, Amalan, dan Keutamaannya bagi Umat Islam
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Hingga 5 Februari 2026, Sejumlah Wilayah Diminta Waspada
Magang Kemendagri 2026 Dibuka! Kesempatan Ngantor Beneran di Jantung Pemerintahan Selama 3 Bulan
Purbaya Putar Haluan di Pajak: 70 Pejabat Digeser ke Tempat Sepi, Sinyal Reformasi Nggak Main-main