TITIKTEMU.CO - Perluasan perkebunan kelapa sawit di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, bukan sekadar persoalan lingkungan.
Di balik terancamnya habitat gajah sumatera, tersimpan konflik agraria yang berlapis dan jauh dari kata sederhana.
Masalah ini berakar dari terbitnya ribuan sertifikat hak milik oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di wilayah yang kemudian diklaim sebagai kawasan hutan konservasi oleh Kementerian Kehutanan.
Baca Juga: Saat Cinta Bicara Banyak Bahasa: Kim Seon ho Kembali dengan Tantangan Tak Biasa
Sengkarut Antar Lembaga, Masalah Tak Pernah Tuntas
Direktur Penanganan Perkara Pertanahan Kementerian ATR/BPN, Joko Subagyo, menegaskan bahwa penerbitan sertifikat di kawasan Tesso Nilo bukan perkara administratif biasa.
Menurutnya, kasus tersebut bahkan telah menyerempet tindak pidana khusus, termasuk dugaan korupsi.
Ia menilai konflik ini mencerminkan kuatnya ego sektoral antar lembaga negara.
Idealnya, persoalan agraria diselesaikan secara bersama, bukan saling lempar tanggung jawab yang justru memperpanjang masalah hingga ke ranah hukum pidana.
Baca Juga: Semeru Bergejolak Lagi: Awan Panas Meluncur 4 Kilometer, Warga Diminta Waspada
One Map Policy, Jalan Tengah yang Terabaikan
Dalam situasi tumpang tindih klaim lahan seperti di Tesso Nilo, kebijakan satu peta (one map policy) disebut menjadi kunci penting. Bagi BPN, satu peta yang terintegrasi dapat mencegah pengulangan penerbitan sertifikat di atas kawasan hutan.
Joko mengakui bahwa fragmentasi antar kementerian membuat penyelesaian konflik kerap berbelok arah. Masalah yang seharusnya selesai secara administratif justru berujung pada proses hukum yang panjang dan rumit.
Artikel Terkait
Pemerintah Subsisdi DP Rp4 Juta, Begini Skema dan Syarat Mengajukan KPR Sejahtera FLPP 2026 untuk MBR
10 Game Jadi Pejabat Terbaik 2026 Android, iOS, maupun PC, Seru Dimainkan Offline!
Review TheoTown vs SimCity BuildIt? Mana Game Bangun Kota yang Lebih Seru dan Realistis!
Wajib Dicoba! 5 Plugin TheoTown Terbaik untuk Kota Bertema Indonesia
KDM Turun dari Balai, Naik ke Gunung: Ciremai Tak Bisa Dijaga dari Balik Meja
Saat Cinta Bicara Banyak Bahasa: Kim Seon ho Kembali dengan Tantangan Tak Biasa
Jennie Masuk Usia 30: Perayaan Sunyi di Tengah Tur Dunia dan Hujan Prestasi
Semeru Bergejolak Lagi: Awan Panas Meluncur 4 Kilometer, Warga Diminta Waspada
Bukan Soal Harta, Tapi Status: Babak Baru Sengketa Sule dan Teddy soal Bintang
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi