KDM Turun dari Balai, Naik ke Gunung: Ciremai Tak Bisa Dijaga dari Balik Meja

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 16 Januari 2026 | 21:15 WIB
Dedi Mulyadi sidak Gunung Ciremai (Instagram @infokuningan)
Dedi Mulyadi sidak Gunung Ciremai (Instagram @infokuningan)

TITIKTEMU.CO - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membuktikan ucapannya bukan sekadar wacana.

Ia memilih menapaki langsung lereng Gunung Ciremai, menyusuri titik-titik rawan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), bukan untuk seremoni, tapi untuk melihat kenyataan dari jarak sedekat mungkin.

Inspeksi mendadak itu dimulai dari wilayah Pasawahan, Kamis (15/1/2026), kawasan yang belakangan ramai diperbincangkan akibat dugaan aktivitas penambangan di zona konservasi.

Baca Juga: Inspirasi caption Isra Mi’raj bermakna dengan doa tulus dan refleksi iman yang relevan untuk media sosial.

Jejak Galian di Kaki Gunung

Dari Pasawahan, langkah KDM berlanjut ke Telaga Nilem di Desa Kaduela.

Saat menuruni area bekas penambangan batu, ia berdialog langsung di jalan bersama Kepala Balai TNGC Kuningan, Toni Anwar.

Tak ada jarak, tak ada protokol berlebihan.

“Di kaki Ciremai malah nambang batu.

Dikira saya nggak bakal datang ke sini,” ucap KDM sambil menunjuk bekas galian yang masih terlihat jelas.

Baca Juga: Dari Langit ke Laut: Ari Askhara Kembali ke Kursi Puncak, Kini Nakhoda Humpuss

Bukan Soal Kewenangan, Tapi Kepedulian

Dalam perbincangan itu, KDM menegaskan bahwa penambangan di kawasan konservasi tidak bisa ditoleransi.

Ia menyoroti kebiasaan berlindung di balik dalih kewenangan, sementara kerusakan dibiarkan berlangsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Instagram @infokuningan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X