Aceh Tamiang Lumpuh Pascabencana, Warga Bertahan Hidup dengan Dua Butir Telur untuk 23 Orang

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 19 Desember 2025 | 15:42 WIB
Cerita warga Aceh Tamiang yang berbagi telur saat 3 hari terisolir. (Instagram/pempek_funny)
Cerita warga Aceh Tamiang yang berbagi telur saat 3 hari terisolir. (Instagram/pempek_funny)

“Padinya tenggelam, jadi hitam-hitam. Kami jemur dan akhirnya jadi beras hitam untuk dimakan,” katanya.

Baca Juga: Bendungan Ciawi–Sukamahi Terbukti Redam Banjir Jakarta hingga 27 Persen

Update Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Jumat, 19 Desember 2025 pukul 10.50 WIB, bencana banjir dan longsor di Sumatera telah menelan korban dalam jumlah besar.

Tercatat, 1.068 orang meninggal dunia, 190 orang masih dinyatakan hilang, dan lebih dari 7.000 orang mengalami luka-luka.

Rinciannya:

  • Aceh: 456 orang meninggal dunia, 31 orang hilang
  • Sumatera Utara: 366 orang meninggal dunia, 75 orang hilang
  • Sumatera Barat: 246 orang meninggal dunia, 84 orang hilang

Baca Juga: BPK Soroti Aset Proyek PLN Rp1,97 Triliun Menganggur, Dipicu Perubahan RUPTL dan Proyek Mangkrak

Khusus di Provinsi Aceh, sebanyak 18 kabupaten terdampak banjir dan longsor, dengan total 106.060 unit rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.

Selain Aceh Tamiang, wilayah Aceh Utara juga tercatat sebagai salah satu daerah dengan dampak paling parah pascabencana.

Hingga kini, masyarakat terdampak masih berharap penyaluran bantuan yang lebih merata serta percepatan pemulihan infrastruktur, agar kehidupan warga dapat kembali pulih setelah bencana besar ini.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X