Isu ini mencuat setelah pada Oktober lalu Purbaya menyatakan kesiapannya melakukan penangkapan besar-besaran terhadap penyelundup barang ilegal.
Saat itu, ia mengaku sudah mengantongi daftar nama pelaku dan tinggal mengeksekusi proses hukumnya.
Namun, YLBHI menilai pernyataan tersebut tidak selaras dengan ketentuan KUHAP baru.
Pengesahan KUHAP yang Tuai Kritik dari Publik
Meskipun banyak pihak, termasuk koalisi masyarakat sipil, mengkritik proses pembahasan KUHAP yang dianggap minim partisipasi publik, DPR tetap mengesahkannya.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman bahkan mengklaim pembahasan dilakukan dengan prinsip meaningful participation dan melibatkan berbagai organisasi masyarakat.
Namun bagi koalisi sipil, KUHAP baru justru menghadirkan potensi masalah baru dalam penegakan hukum, termasuk tumpang tindih kewenangan antara instansi.***
Artikel Terkait
Reza Rahadian Janjikan Film Keadilan yang Ringan: Ketika Dunia Tak Adil Melahirkan Antihero
Sekolah Bisa Bernapas Lega: 2026 Jadi Tahun Dimulainya Era Baru Revitalisasi Digital Pendidikan
Jejak Pagi di Kampus IPB: Kisah Masa Kecil Purbaya yang Membentuk Sosok Menkeu Tangguh
Di Balik Ramai Baju Bekas: Dukungan Ekonom untuk Langkah Tegas Menkeu Purbaya Jaga Industri Lokal
Twibbon Hari Guru Nasional 2025, Cara Kekinian Menghormati Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, GRATIS!
50 Ucapan Hari Guru Nasional 2025 Paling Menyentuh, Bahasa Indonesia dan Inggris
Cemburu Berujung Tragedi, Ini Motif Ayah Tiri Culik dan Bunuh Alvaro Kiano
10 LINK DOWNLOAD Twibbon Hari Guru 2025 Terbaru: Desain Keren untuk Rayakan Hari Guru Nasional 25 November di Medsos
10 Ucapan Hari Guru Nasional 2025 yang Menyentuh Hati, Cocok untuk Status di Media Sosial pada 25 November
Ini Sekolahku Persembahan untuk Guru, Apresiasi BRI Peduli untuk Peringati Hari Guru Nasional 2025 di SDN Sukamahi 02 Megamendung