Saat Semeru Menggelegar: Status Awas, Ratusan Warga Dievakuasi dan Pendaki Bertahan di Ranu Kumbolo

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 20 November 2025 | 16:00 WIB
Pemkab Lumajang, Jawa Timur beri status tanggap darurat usai erupsi Gunung Semeru.  (Kominfo Lumajang)
Pemkab Lumajang, Jawa Timur beri status tanggap darurat usai erupsi Gunung Semeru. (Kominfo Lumajang)

TITIKTEMU.CO - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas besar. Pada Rabu siang, 19 November 2025, tepat pukul 14.13 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini meluncurkan awan panas guguran (APG) yang menjalar ke beberapa titik di sekitarnya.

Melihat perkembangan yang semakin intens, otoritas menaikkan status Semeru dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) pada pukul 17.00 WIB.

BNPB menyampaikan bahwa peningkatan status ini dilakukan karena potensi bahaya meningkat serta adanya kemungkinan pengungsian warga dalam skala lebih besar.

Baca Juga: Status Gunung Semeru Level Awas, Warga di Zona Merah Diminta Segera Mengungsi

Tiga Desa Mulai Terdampak Awan Panas Guguran

Data Pusdalops BNPB mencatat bahwa hingga Rabu malam, sudah ada tiga desa yang terdampak langsung oleh luncuran APG Semeru.

Desa tersebut berada di wilayah Kabupaten Lumajang, yaitu:

  • Desa Supit Urang (Kecamatan Pronojiwo)
  • Desa Oro-Oro Ombo (Kecamatan Pronojiwo)
  • Desa Penanggal (Kecamatan Candipuro)

Sebanyak 300 penduduk telah dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan.

Di lokasi pengungsian, warga mendapatkan layanan medis, logistik, hingga informasi perkembangan terbaru agar tetap aman dan terpantau.

Baca Juga: Timur Kapadze Dikabarkan Datang ke Indonesia untuk Liburan, Belum Pasti Bertemu PSSI

Pemerintah Tetapkan Tanggap Darurat Selama 7 Hari

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, resmi memberlakukan status tanggap darurat selama 19–25 November 2025.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan seluruh proses evakuasi dan penanganan darurat berjalan cepat, terarah, dan tidak mengabaikan keselamatan masyarakat.

“Setiap langkah yang kami ambil bertujuan menjaga warga. Status tanggap darurat membuat koordinasi jauh lebih cepat dalam menghadapi bencana,” ujar Indah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X