Desak Audit Menyeluruh dan Transparansi Publik
Mahfud menegaskan bahwa tanggung jawab pemerintah terhadap proyek besar seperti Whoosh tidak cukup hanya dengan menanggung beban utang, tetapi harus dibarengi dengan audit menyeluruh dan pengungkapan pihak-pihak yang terlibat.
Menurutnya, langkah transparan ini penting untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum dan penyalahgunaan kewenangan dalam proyek bernilai triliunan rupiah tersebut.
Baca Juga: Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Orang sebagai Tersangka, Termasuk Roy Suryo
“Jangan hanya soal siapa yang tanggung utang, tapi juga siapa yang main di balik proyek itu,” tegas Mahfud.
Prabowo Siap Tanggung Jawab atas Utang Whoosh
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa dirinya siap menanggung tanggung jawab penuh atas proyek Kereta Cepat Whoosh, termasuk penyelesaian polemik utang yang membelit proyek tersebut.
Pernyataan ini dianggap sebagai sikap politik baru pemerintahan Prabowo terhadap sejumlah proyek infrastruktur warisan pemerintahan sebelumnya, terutama yang menimbulkan perdebatan publik.***
Artikel Terkait
Terinspirasi Kegagalan Tugas Anak, UMKM Tekstil Ramah Lingkungan Asal Bekasi Ini Terus Berkembang Bersama BRI
Menkeu Purbaya Redenominasi Rupiah dari Rp1.000 Jadi Rp1, Target Selesai Tahun 2027
Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Orang sebagai Tersangka, Termasuk Roy Suryo
Roy Suryo Anggap Penetapan Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Sebagai Bentuk Kriminalisasi Penelitian Publik
Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Presiden Jokowi