Program Pemagangan Nasional Batch 2 Resmi Dibuka: 80 Ribu Lulusan Baru Siap Diterjunkan ke Dunia Industri

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 5 November 2025 | 20:53 WIB
Program Pemagangan Nasional Batch 2 Tahun 2025b segera dibuka (Instagram @ptpnvillionofficial)
Program Pemagangan Nasional Batch 2 Tahun 2025b segera dibuka (Instagram @ptpnvillionofficial)

Pendampingan intensif tersebut diharapkan mampu membantu peserta mengasah kemampuan teknis sekaligus soft skill seperti komunikasi, manajemen waktu, dan kerja tim—hal-hal yang sangat dibutuhkan di dunia kerja sesungguhnya.

Baca Juga: Putra Mahkota Gusti Purboyo Nyatakan Naik Tahta di Hadapan Jenazah Sang Ayah, Bergelar Paku Buwono XIV

Syarat dan Kriteria Peserta

Program ini terbuka untuk lulusan baru (maksimal satu tahun setelah kelulusan) dari perguruan tinggi yang terdaftar dan terakreditasi resmi.

Beberapa syarat dasar yang wajib dipenuhi antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK aktif
  • Lulusan Diploma atau Sarjana
  • Siap mengikuti pelatihan secara profesional di bawah pengawasan mentor industri

Kemnaker akan melakukan proses validasi dan rekrutmen dengan cermat, agar hanya peserta yang benar-benar siap dan termotivasi yang diterima.

Misi Besar di Balik Program Ini

Anwar menegaskan, sesuai arahan Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, Program Pemagangan Nasional merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

> “Kami berharap para peserta tidak hanya menambah kompetensi, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata yang bisa menjadi bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” tuturnya.

Dengan target 80 ribu peserta magang di Batch 2, pemerintah optimistis program ini akan memperkuat sinergi antara pendidikan dan industri, sekaligus memperluas lapangan kerja produktif bagi generasi muda.

Dari Magang Jadi Momentum Karier

Lebih dari sekadar pengalaman kerja sementara, program ini menjadi pintu awal menuju karier profesional bagi ribuan lulusan baru di Indonesia.

Dengan pengalaman industri langsung, peserta tidak hanya “belajar bekerja”, tetapi juga belajar bertumbuh—menjadi generasi muda yang adaptif, berdaya saing, dan siap menatap masa depan dunia kerja yang terus berubah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: kemnaker

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X