TNI Didorong Tambah Batalion Kesehatan
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga memerintahkan penambahan batalion kesehatan di tubuh TNI, sebagai upaya memperluas peran militer dalam bidang kemanusiaan.
“TNI saya perintahkan untuk nambah batalion-batalion kesehatan, tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional tapi juga jika ada peristiwa kemanusiaan di luar negeri kita bisa hadir,” tegasnya.
Langkah ini menegaskan bahwa TNI tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga menjadi pilar utama dalam misi kemanusiaan lintas wilayah dan lintas negara.
Indonesia Perkuat Diplomasi Kemanusiaan
Prabowo juga menekankan pentingnya diplomasi kemanusiaan dalam kebijakan luar negeri Indonesia.
Peningkatan kapasitas militer di bidang kesehatan dan logistik disebut sebagai wujud nyata solidaritas Indonesia terhadap negara-negara yang mengalami krisis.
“Kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia harus membantu negara-negara dalam kesulitan. Kita sekarang masih ada tim kesehatan di Gaza bersama UAE Emirates,” kata Prabowo.
Dengan strategi ini, Indonesia diharapkan tidak hanya kuat secara pertahanan, tetapi juga berperan aktif dalam misi kemanusiaan global yang memperkuat citra bangsa di mata dunia.***
Artikel Terkait
Purbaya Yudhi Sadewa Minta Maaf ke Kepala Daerah, Tegaskan Tak Berniat Serang Pemda Soal Dana Mengendap
Ignasius Jonan Temui Presiden Prabowo di Tengah Polemik Whoosh, Tegaskan Tak Bahas Proyek Kereta Cepat
Promedia Teknologi Indonesia Sukses Gelar CoreLab Episode 6 di UNIKOM: Dorong Kreativitas Mahasiswa di Era Digital
KPK OTT Pejabat Pemprov Riau, Amankan 10 Orang dalam Dugaan Korupsi di Dinas PUPR
AHY Pastikan Pemerintah Hadir Atasi Krisis Keuangan Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung
Kejagung Pastikan Aset Harvey Moeis Dinilai Badan Pemulihan Aset Sebelum Dilelang untuk Negara