Prabowo Saksikan Pemusnahan Narkoba Rp29 Triliun: Ajak Masyarakat dan Semua Lembaga Bersatu Perangi Narkoba

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Presiden Prabowo ingatkan orang tua untuk lakukan pengawasan pada anak terkait peredaran narkoba. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo ingatkan orang tua untuk lakukan pengawasan pada anak terkait peredaran narkoba. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

TITIKTEMU.COPresiden Prabowo Subianto menghadiri langsung acara pemusnahan narkoba seberat 214,84 ton di Mabes Polri, Jakarta, pada Rabu, 29 Oktober 2025. Barang haram senilai Rp29,37 triliun tersebut merupakan hasil sitaan selama satu tahun kepemimpinan pemerintahan Prabowo–Gibran.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri, BNN, dan seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras dalam memerangi peredaran narkoba di Indonesia.

“Kita semua tahu narkoba ini sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda. Karena itu, orang tua, guru, lingkungan, RT, kepala desa—semua harus berperan aktif,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Baca Juga: Proyek Lift Kaca di Tebing Pantai Kelingking Bali Tuai Polemik: Dinilai Rusak Alam, Pemda Klaim Sudah Berizin

Prabowo Ajak Masyarakat Aktif Melapor Dugaan Narkoba

Presiden Prabowo menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang berhubungan dengan narkoba.

“Jangan biarkan narkoba beredar. Begitu ada indikasi, segera laporkan. Jangan tunggu sampai anak-anak kita rusak dan kehilangan masa depan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya bergantung pada aparat, melainkan membutuhkan kewaspadaan dan kepedulian semua lapisan masyarakat.

Dorong Penambahan Pusat Rehabilitasi di Daerah

Selain fokus pada pemberantasan, Prabowo menilai bahwa pembangunan pusat rehabilitasi bagi pengguna narkoba harus dilakukan secara merata di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegas Tolak Lanjutkan Skema Burden Sharing: Jaga Independensi BI dan Disiplin Fiskal Negara

“Kita perlu menambah pusat rehabilitasi, karena masih banyak kabupaten yang belum punya. Jangan hanya mengandalkan satu atau dua lembaga. Semua harus bekerja bersama,” ujarnya.

Prabowo mengingatkan bahwa rehabilitasi merupakan bagian penting dalam penanganan korban penyalahgunaan narkoba, sekaligus upaya memulihkan masa depan generasi muda.

Libatkan Dunia Pendidikan dan Lembaga Keagamaan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X