Menkeu Purbaya dan Luhut Tidak Saling Tegur Sapa Gara-gara Kereta Cepat Woosh?

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 20:40 WIB
Menkeu Purbaya dan Luhut Tidak Saling Tegur Sapa Gara-gara Kereta Cepat Woosh? (Dok.KCIC)
Menkeu Purbaya dan Luhut Tidak Saling Tegur Sapa Gara-gara Kereta Cepat Woosh? (Dok.KCIC)

Menurutnya, peran APBN dalam pertumbuhan ekonomi nasional hanya sekitar 10–15 persen, sehingga Indonesia harus memperkuat peran sektor swasta dan investasi langsung.

Baca Juga: Evaluasi 1 Tahun Prabowo–Gibran, Potret Kepuasan Publik 78,1%, Tertinggi di Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Kompak Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Meski sempat berbeda pandangan dalam beberapa isu, baik Purbaya maupun Luhut sama-sama menyatakan komitmennya mendukung program pertumbuhan ekonomi nasional di era pemerintahan Prabowo-Gibran.

Keduanya juga menegaskan tidak ada konflik pribadi yang dapat mengganggu kerja kabinet. Perbedaan pendapat, menurut mereka, merupakan hal yang wajar dalam proses pengambilan keputusan ekonomi berskala besar.

Dengan klarifikasi ini, isu ketegangan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan bisa diredam.

Fokus utama pemerintah, kata mereka, tetap pada satu tujuan: menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan pembangunan berjalan efektif demi kesejahteraan rakyat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X