Presiden Prabowo Tunjuk Andi Amran Sulaiman Jadi Kepala Bapanas Gantikan Arief Prasetyo Adi

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 13 Oktober 2025 | 12:12 WIB
Posisi Arief Prasetyo Adi (kiri) sebagai Kepala Bapanas kini resmi digantikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan). (Instagram/badanpangannasional - Instagram/a.amran_sulaiman)
Posisi Arief Prasetyo Adi (kiri) sebagai Kepala Bapanas kini resmi digantikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan). (Instagram/badanpangannasional - Instagram/a.amran_sulaiman)

TITIKTEMU.CO — Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberhentikan Arief Prasetyo Adi dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menunjuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai pengganti.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2025 yang ditetapkan di Jakarta pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Langkah ini menjadi sorotan publik, mengingat Arief dikenal aktif dalam kebijakan pangan nasional, mulai dari pengelolaan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga stabilisasi harga pangan.

Baca Juga: Seskab Teddy dan Menaker Yassierli Tinjau Program Magang Nasional, Siap Serap 20 Ribu Lulusan di Oktober 2025

Arief Dapat Tugas Baru, Bukan Karena Masalah Kinerja

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pergantian ini bukan disebabkan oleh evaluasi negatif, melainkan karena penugasan baru yang akan dijalankan oleh Arief.

“Mas Arief akan kami tugaskan di tempat lain. Jadi fungsinya sementara diambil alih langsung oleh Menteri Pertanian,” ujar Prasetyo kepada wartawan, Minggu (12/10/2025).

Prasetyo menjelaskan, fungsi dan tugas Bapanas sejatinya masih berkaitan erat dengan Kementerian Pertanian (Kementan), sehingga penggabungan peran ini dinilai efektif.

Ia juga memastikan pergantian tersebut tidak akan mengganggu kinerja lembaga pangan nasional karena selama ini Bapanas dan Kementan telah bekerja beriringan dalam berbagai program strategis.

Baca Juga: Garuda Terhenti di Ronde Keempat, Erick Thohir Akui Belum Mampu Wujudkan Mimpi Piala Dunia

Pemerintah Evaluasi Gudang Beras dan Sistem Lumbung Pangan

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo juga menyoroti kondisi sejumlah gudang beras Bulog yang memerlukan perbaikan.

Pemerintah, kata dia, berencana membangun 100 gudang baru di berbagai daerah untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan menjelang panen raya.

“Beberapa gudang memang butuh perbaikan dan tambahan kapasitas. Kami juga mendorong TNI-Polri hingga pemerintah desa membangun lumbung pangan di wilayah masing-masing,”
ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X