Basarnas Resmi Tutup Evakuasi Ponpes Al Khoziny: 171 Korban Dievakuasi, 67 Meninggal Dunia Termasuk 8 Body Part

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 13:36 WIB
Basarnas resmi menutup pencarian korban dan evakuasi Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. (bnpb.go.id)
Basarnas resmi menutup pencarian korban dan evakuasi Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. (bnpb.go.id)

Tim gabungan juga telah mengangkat seluruh material reruntuhan dan memastikan tak ada lagi korban tertinggal di bawah puing bangunan.

Baca Juga: Peluang Tipis, Semangat Tak Padam! Timnas Indonesia Siap Hadapi Arab Saudi di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Polda Jatim Siap Lanjutkan Proses Hukum

Setelah proses evakuasi resmi ditutup, Polda Jawa Timur menegaskan akan segera memulai penyelidikan hukum terkait penyebab robohnya bangunan musala tersebut.

“Kami masih menunggu tim SAR menyelesaikan seluruh proses evakuasi sebelum melangkah ke proses hukum,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast, Senin malam (6/10/2025).

Ia menambahkan, penegakan hukum akan difokuskan untuk mencari pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian dalam pembangunan ponpes yang menewaskan puluhan santri tersebut.

Kronologi Singkat Tragedi Ponpes Al Khoziny

Baca Juga: Aliansi Pemantau Program BGN Desak Presiden Copot 6 Pejabat, Ungkap Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG

Bangunan musala Ponpes Al Khoziny ambruk saat waktu salat Ashar. Musala berlantai empat itu masih dalam tahap pembangunan di lantai teratas ketika peristiwa terjadi.

“Bangunan dengan empat lantai itu digunakan untuk salat di lantai dasar, sementara lantai empat sedang dalam tahap pengecoran,” jelas Syafii.

Diduga, struktur bangunan tidak mampu menahan beban pengecoran, sehingga mengakibatkan structure collapse atau pancake collapse — di mana seluruh lantai ambruk menimpa satu sama lain hingga menimbulkan banyak korban jiwa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X