Siap Sidak Bea Cukai
Tak hanya sektor perbankan dan pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai juga akan menjadi sasaran inspeksi Menkeu.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada distorsi pasar serta memperketat pengawasan barang impor yang berpotensi merugikan industri dalam negeri.
“Saya akan random, kita lihat. Paling penting distorsi ke pasar hilang, jadi barang-barang itu nggak ada lagi,” tegasnya.
Dorong Industri Tekstil dan Busana Muslim Lokal
Menkeu Purbaya juga menyoroti sektor industri tekstil dan busana muslim yang disebut masih kalah bersaing dengan produk dari China.
Ia berjanji akan melakukan langkah-langkah strategis agar industri lokal kembali berdaya saing.
“Kalau persaingan normal, mungkin saya nggak bisa apa-apa, tapi yang ilegal-ilegal itu saya akan beresin supaya industri lokal maju,” ujarnya.
Lebih lanjut, Purbaya menyebut akan segera memanggil pelaku industri dalam negeri untuk membahas strategi penguatan daya saing produk nasional.
“Saya nggak akan ngasih pasar kita ke negara lain tanpa perlawanan. Saya harusnya ketemu pengusaha-pengusaha juga nggak lama nanti,” tandasnya.
Dengan sederet langkah berani ini, Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan arah kebijakan fiskalnya yang agresif untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus menata ulang sistem keuangan, perpajakan, dan industri domestik agar lebih efisien dan kompetitif.***
Artikel Terkait
UPDATE Harga BBM Pertamina Terbaru Hari Ini Rabu, 8 Oktober 2025 se-Indonesia: Pertadex dan Dexlite Naik, Pertamax Masih Stabil!
TERBARU! Harga Emas Antam Hari Ini Rabu, 8 Oktober 2025: Cetak Rekor Tertinggi, Mulai Rp1,19 Juta per 0,5 Gram! Cek Di Sini
IFG Berikan Beasiswa Penuh untuk 10 Mahasiswa STIH Adhyaksa Lewat Program TJSL, Dukung SDM Unggul Indonesia 2045
Wasit Kuwait Ahmad Al Ali Pimpin Laga Indonesia vs Arab Saudi, PSSI Protes ke AFC Soal Isu Netralitas
Aliansi Pemantau Program BGN Desak Presiden Copot 6 Pejabat, Ungkap Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG