Program ini akan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahun pertama, ditargetkan 73 persen sekolah sudah bisa mengakses sistem pembelajaran digital.
Baca Juga: Tren Foto Nostalgia AI: Potret Masa Kecil dan Versi Dewasa Viral di Media Sosial
“Tahun ini 330 ribu sekolah akan dapat. Per 10 November, sekitar 100 ribu sekolah akan menerima, sekarang sudah 10 ribu. Tahun depan ditambah, satu sekolah bisa punya tiga layar, idealnya nanti satu kelas satu layar,” jelas Prabowo.
Dengan begitu, baik sekolah di kota besar maupun di pelosok negeri akan mendapatkan kesempatan belajar dengan kualitas pengajaran yang sama.
“Smart TV ini bisa memberikan pelajaran terbaik, khususnya bagi sekolah-sekolah di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar,” pungkas Presiden.***
Artikel Terkait
Tren Foto Nostalgia AI: Potret Masa Kecil dan Versi Dewasa Viral di Media Sosial
Update Kasus Korupsi Kuota Haji era Yaqut Cholil: Oknum yang Peras Khalid Basalamah Minta Rp115 Juta per Orang
Dony Oskaria Resmi Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN, Prabowo Singgung Rencana Peleburan dengan Danantara
Menilik Rekam Jejak Hasan Nasbi, Mantan Kepala PCO yang Kini Jadi Komisaris Pertamina
Polisi Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Bekasi, 9 Tersangka Ditangkap dan Barang Bukti Rp21 Miliar Disita