Prabowo Bagikan 330 Ribu Smart TV ke Sekolah, Wujudkan Digitalisasi Pendidikan Nasional

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 21 September 2025 | 21:12 WIB
Pemerintah tengah menyiapkan program digitalisasi pendidikan dengan membagikan smart TV ke sekolah.  (fahum.umsu.ac.id)
Pemerintah tengah menyiapkan program digitalisasi pendidikan dengan membagikan smart TV ke sekolah. (fahum.umsu.ac.id)

TITIKTEMU.CO – Presiden Prabowo Subianto resmi menggulirkan program digitalisasi pendidikan nasional melalui pembagian 330 ribu smart board atau smart TV ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Langkah ini disebut sebagai upaya pemerataan akses pendidikan digital, terutama bagi sekolah di wilayah terpencil yang selama ini kesulitan mendapatkan fasilitas pembelajaran modern.

Program Digitalisasi Pendidikan

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menjelaskan, sebanyak 330 ribu sekolah akan menerima smart TV, atau sekitar 73 persen dari total 450 ribu sekolah yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Polisi Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Bekasi, 9 Tersangka Ditangkap dan Barang Bukti Rp21 Miliar Disita

“Program terbaru Pak Prabowo adalah menyediakan smart TV untuk 330 ribu sekolah di seluruh Indonesia,” kata Qodari di Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Menurutnya, perangkat tersebut akan menunjang sistem pembelajaran jarak jauh sehingga materi dari guru-guru terbaik bisa diakses merata, bahkan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Tekad Prabowo Hadirkan Smart Classroom

Sejak awal masa kampanye hingga setelah menjabat, Prabowo kerap menegaskan pentingnya smart classroom dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Saya ingin ada digitalisasi sekolah, kita taruh layar televisi pintar di setiap sekolah,” ujar Prabowo saat kunjungan ke SDN Cimahpar 5, Bogor Utara, pada Mei 2025.

Baca Juga: Menilik Rekam Jejak Hasan Nasbi, Mantan Kepala PCO yang Kini Jadi Komisaris Pertamina

Prabowo menilai, teknologi ini memungkinkan guru terbaik nasional mengajar secara interaktif ke seluruh penjuru negeri, sekaligus menjadi solusi bagi sekolah yang kekurangan tenaga pengajar dengan kompetensi tertentu.

“Smart TV ini interaktif, saya bisa lihat kelas yang tidak ada gurunya atau gurunya kewalahan. Kita berusaha segala cara untuk menyiapkan anak-anak agar siap menghadapi persaingan dunia,” tegasnya.

Tahap Implementasi dan Target

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X