Yurike Sanger, Istri ke-7 Presiden Soekarno, Wafat di Usia 81 Tahun

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Jumat, 19 September 2025 | 12:35 WIB
Yurike Sanger, Istri ke-7 Presiden Soekarno, Wafat di Usia 81 Tahun. (Instagram @KiaySarungan)
Yurike Sanger, Istri ke-7 Presiden Soekarno, Wafat di Usia 81 Tahun. (Instagram @KiaySarungan)

TITIKTEMU.CO – Isteri ke-7 Presiden pertama Soekarno, Yurike Sanger, wafat pada usia 81 tahun di San Gorgonio Memorial Hospital, California, Amerika Serikat, Rabu 17 September 2025.

Berita meninggalnya Yurike pertama kali disampaikan putranya, Yudhi Sanger, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Dalam keterangan tersebut, Yudhi menyebutkan jenazah ibunya akan dibawa ke Indonesia dan disemayamkan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, sebelum dikebumikan.  Waktu pemakaman menunggu dari pihak keluarga.

Baca Juga: Kisah Titiek Puspa dan Warisan Musik Istana: Dari Nama Pemberian Soekarno hingga Grup Lensois

Profil Yurike Sanger

Yurike Sanger lahir pada 22 Mei 1945 berdarah campuran Jerman dan Manado. Sebelum dikenal sebagai istri Presiden Soekarno, Yurike dikenal sebagai penyanyi.

Pertemuannya dengan Bung Karno terjadi pada tahun 1963. Saat itu, Yurike masih siswi SMA yang tergabung dalam Barisan Bhinneka Merah Putih, kelompok yang kerap tampil di acara kenegaraan.

Dari situlah kedekatan antara Yurike Sanger dan Presiden Soekarno terjalin. Pada 6 Agustus 1964, di usianya yang masih 19 tahun, Yurike resmi menikah dengan Soekarno.

Baca Juga: Saat Ganjar Pranowo Napak Tilas Sekolah Soekarno di Mojokerto 

Pernikahan digelar secara sederhana di rumah keluarga Yurike. Tidak ada publikasi besar, bahkan hanya dihadiri keluarga dekat dan orang-orang terpilih.

Meski menjadi bagian dari keluarga Presiden, kehidupan rumah tangga mereka tidak berlangsung lama. Setelah empat tahun bersama, pasangan ini akhirnya berpisah pada 1968.

Konon, perpisahan atas permintaan dari Bung Karno karena situasi politik Indonesia pasaca peristiwa G30S 1965. Saat itu, Bung Karno berstatus tahanan rumah di Wisma Yaso, Jakarta.

Bung Karno dikabarkan tidak ingin melihat Yurike ikut merasakan penderitaan dan kesulitan hidup di tengah kondisi politik yang semakin menekan dan tidak menentu.

Baca Juga: Kisah Cinta Soekarno, dari Oetari hingga Ratna Sari Dewi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X