Sentral Senen
Senayan BDKI
Gerbang Pemuda
Meski terjadi kerusakan, pihak Transjakarta menyebut layanan sudah mulai kembali beroperasi secara bertahap pada hari yang sama.
MRT Jakarta Berlakukan Tarif Rp1
Tidak hanya Transjakarta, PT MRT Jakarta juga menerapkan kebijakan tarif Rp1 selama periode yang sama.
Dalam keterangan resminya, pihak MRT menyebutkan bahwa kebijakan ini diberlakukan untuk meringankan beban masyarakat di tengah kondisi stasiun dan fasilitas yang belum sepenuhnya pulih.
“Tarif Rp1 ini berlaku untuk semua perjalanan MRT Jakarta, baik rute penuh maupun sebagian,” tulis manajemen MRT.
Beberapa fasilitas di stasiun MRT mengalami kerusakan akibat aksi demonstrasi, sehingga pihak operator masih melakukan proses perbaikan dan pengamanan tambahan.
Baca Juga: Eddy Soeparno Apresiasi Ajakan Dialog Presiden Prabowo di Tengah Aksi Unjuk Rasa
LRT Jakarta Ikut Tarif Rp1
Kebijakan serupa juga diterapkan LRT Jakarta. Operator LRT memastikan seluruh penumpang hanya dikenakan biaya Rp1 selama promo tujuh hari.
Manajemen LRT Jakarta menegaskan kebijakan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga untuk mendorong masyarakat kembali menggunakan transportasi umum.
Dampak Kerusuhan
Beberapa hari terakhir, Jakarta sempat dilanda aksi demonstrasi besar yang berujung pada kerusakan fasilitas publik, termasuk halte Transjakarta dan stasiun transportasi umum lainnya.
Artikel Terkait
Prabowo Umumkan Pencabutan Tunjangan DPR hingga Stop Kunjungan ke Luar Negeri
PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR, Berlaku Mulai 1 September 2025
PBNU dan Ormas Islam Ajak Masyarakat Tenang, Dukung Pemerintahan Prabowo
KAI Daop 1 Jakarta Terapkan Pemberhentian Sementara KA Jarak Jauh di Stasiun Jatinegara, 31 Agustus–2 September 2025
Sri Mulyani Bicara Soal Penjarahan di Rumahnya: Politik Harus Dijaga dengan Etika
AHY Ingatkan Masyarakat: Sampaikan Aspirasi Tanpa Merusak Fasilitas Umum
Rumah Uya Kuya Dijarah Saat Aksi Massa, Politikus PAN Respon dengan Doa dan Permintaan Maaf
Siapa Rheza Sendy Pratama? Mahasiswa Amikom Gugur Saat Demo di Polda DIY, Keluarga Pasrah Tanpa Autopsi