Koleksi Kendaraan Mewah
Salah satu yang paling mencolok adalah koleksi kendaraan roda empat dan roda dua miliknya. Total terdapat 28 unit kendaraan dengan nilai fantastis mencapai Rp38 miliar. Beberapa di antaranya:
Porsche 911 Sport Classic 2016 – Rp14 miliar
Tesla Cybertruck 2024 – Rp4 miliar
Porsche 9E3 RS 2016 – Rp6,6 miliar
Ferrari 366 2012 – Rp2,5 miliar
Mercedes-Benz klasik dari tahun 1957 hingga 1990 dengan nilai ratusan juta rupiah
Harley Davidson Road Glide 2022 – Rp1,6 miliar
Sejumlah mobil klasik seperti Mustang 1967, Volkswagen Beetle 1963, hingga Honda Civic lawas.
Tak hanya itu, Sahroni juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp107 miliar serta kas dan setara kas lebih dari Rp20 miliar.
Berjuang dari Bawah
Namun di balik kesuksesannya, Ahmad Sahroni memulai hidup dari bawah. Lahir di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 8 Agustus 1977, Sahroni berasal dari keluarga sederhana.
Dia pernah bekerja serabutan sebelum akhirnya terjun ke dunia bisnis dan politik. Sahroni pernah bekerja sebagai tukang semir sepatu di kawasan pelabuhan.
Dia juga pernah menjadi sopir antar jemput anak sekolah, sopir perusahaan, dan pencuci kapal pesiar asing. Perjalanan dari pekerjaan kasar itulah yang membentuk mental kerja keras Sahroni.
Artikel Terkait
Siapa Salsa Erwina? Ini Profil Biodata Influencer yang Tantang Debat Ahmad Sahroni Soal DPR
Mengenal Salsa Erwina, Sosok di Balik Tantangan Debat untuk Ahmad Sahroni, Intip Akun IG dan TikTok-nya di Sini
VIRAL!!! Salsa Erwina Tantang Ahmad Sahroni Debat Terbuka soal Tunjangan DPR, Begini Responsnya
Affan Kurniawan, Sebelum Maut Menjemput
LHKPN Eko Patrio Rp 131 Miliar: Ironi di Balik Joget DPR yang Menuai Hujatan
Uya Kuya: Dari Joget DPR yang Viral hingga LHKPN dengan Rumah Amerika yang Bikin KPK Angkat Alis
Drama Hilangnya Fitur Live TikTok: Antara Aksi Massa, Strategi Aman, dan Kebingungan Warganet
Jaringan Mitra Promedia Desak Zulhas:Copot Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN yang Tidak Empati pada Rakyat
Ibas Bicara Tunjangan DPR: Siap Dievaluasi, Siap Dikritisi, dan Siap Dengar Suara Rakyat