TITIKTEMU.CO - Partai NasDem baru saja mengumumkan keputusan besar yang mengejutkan publik, yaitu menonaktifkan dua kader mereka, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan Fraksi NasDem di DPR RI.
Keputusan ini berlaku mulai Senin, 1 September 2025, sehari setelah pengumuman resmi disampaikan pada Minggu 31 Agustus 2025.
Pengumuman penonaktifan keduananya disampaikan melalui siaran pers resmi yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, dan Sekjen Hermawi F. Taslim.
“Ketua Umum Surya Paloh menegaskan bahwa aspirasi masyarakat harus selalu menjadi dasar perjuangan Partai NasDem. Keputusan ini merupakan upaya menjaga kepercayaan publik,” ujar Hermawi.
Baca Juga: Nasdem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, Surya Paloh Tegaskan Aspirasi Rakyat Jadi Pegangan
Ahmad Sahroni, Crazy Rich Tanjung Priok
Dari dua kader Nasdem yang dinonaktifkan, sosok Ahmad Sahroni menjadi yang paling banyak disorot. Dia dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus politisi NasDem.
Julukan ‘crazy rich Tanjung Priok’ melekat padanya berkat gaya hidup mewah dan koleksi puluhan mobil mewah yang fantastis.
Julukan ‘crazy rich Tanjung Priok’ bukan tanpa alasan. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024 pada 21 Februari 2025, Sahroni memiliki kekayaan Rp328,9 miliar.
Sumber kekayaannya berasal dari berbagai aset, mulai dari tanah, bangunan, kendaraan mewah, hingga kas dan surat berharga.
Aset Tanah dan Bangunan
Sahroni memiliki 19 bidang tanah dan bangunan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hingga Badung, Bali. Nilainya mencapai lebih dari Rp139 miliar.
Artikel Terkait
Siapa Salsa Erwina? Ini Profil Biodata Influencer yang Tantang Debat Ahmad Sahroni Soal DPR
Mengenal Salsa Erwina, Sosok di Balik Tantangan Debat untuk Ahmad Sahroni, Intip Akun IG dan TikTok-nya di Sini
VIRAL!!! Salsa Erwina Tantang Ahmad Sahroni Debat Terbuka soal Tunjangan DPR, Begini Responsnya
Affan Kurniawan, Sebelum Maut Menjemput
LHKPN Eko Patrio Rp 131 Miliar: Ironi di Balik Joget DPR yang Menuai Hujatan
Uya Kuya: Dari Joget DPR yang Viral hingga LHKPN dengan Rumah Amerika yang Bikin KPK Angkat Alis
Drama Hilangnya Fitur Live TikTok: Antara Aksi Massa, Strategi Aman, dan Kebingungan Warganet
Jaringan Mitra Promedia Desak Zulhas:Copot Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN yang Tidak Empati pada Rakyat
Ibas Bicara Tunjangan DPR: Siap Dievaluasi, Siap Dikritisi, dan Siap Dengar Suara Rakyat